Hilangnya Tingkat Kepercayaan Masyarakat Terhadap Kepolisian (Pelayanan)

TULISAN ini saya buat dikarenakan masyarakat mulai resah dengan peristiwa-peristiwa buruk yang terjadi dilingkungan nya serta sikap polisi sebagai badan keamanan tidak membuat masyarakat tenang justru malah lebih khawatir dan berjaga-jaga akan setiap kejadian.

Masyarakat dapat diartikan sejumlah manusia yang hidup bersama dan sadar sebagai kesatuan. Masyarakat merupakan satuan penting dari suatu negara, sebab negara tanpa adanya rakyat akan tidak diakui oleh negara lain serta tidak menjadi negara, begitu pula dengan rakyat tidak akan mendapat wadah sebagai tempat terbaik. Namun, jika negara tersebut lebih mementingkan negara dibanding isi (rakyat) maka akan sia – sia pula segala hal yang dilakukan nya.

Berbagai isu kerap membuat masyarakat bertanya apakah benar atau salah berita yang mereka dapat serta apakah baik untuk kepentingan bersama, sepertinya tidak. Namun mengapa pemerintah maupun aparat setempat terus menerus memberitakan hal tersebut, apakah kami sebagai masyarakat dikesampingkan ? .

Kepolisian Negara Republik Indonesia atau Polri di Indonesia yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden. Moto yang dibawa Polri adalah Rastra Sewakottama yang artinya abdi utama bagi nusa bangsa.

Tugas pokok dan wewenang Polri diatur melalui Undang-undang atau UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Tugas Pokok Polri

Berikut tugas pokok Polri berdasarkan UU Nomor 2 Tahun 2002 Pasal 13: Memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. Menegakkan hukum. Memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

Sebagaimana tugas pokok, Polri seharusnya menerapkan dan melakukan demikian, bukan dengan uang/salam tempel/punya kekuasaan tinggi dalam pemerintahan terlebih dahulu yang diladeni.

Baca Juga : Viral Polisi Pukul Polisi Militer Yang Sedang Mengatur Lalu lintas

Peristiwa yang telah terjadi di Indonesia yang membuat masyarakat kehilangan kepercayaan pada polisi ialah sebagai berikut ;

  • Pencurian 2 buah Sepeda Motor di Telanaipura

Pelakunya memakai masker dan helm hitam, terekam CCTV, namun belum berhasil ditangkap. Korban mengalami kerugian kurang lebih Rp 40 juta Sabtu (27/8/22).

  • Penggelapan Motor

Tahun 2021 terjadi penggelapan motor di daerah Pall X Jambi. Korban mengalami kerugian Rp 13 juta. Namun polisi setempat malah menyuruh korban untuk datang besok hari membawa surat-surat motor dan membuat laporan. Setelah itu, besoknya saat korban membawa surat-surat, korban disuruh menunggu tidak lama datanglah seorang wanita muda beserta keluarganya dengan kejadian sama seperti yang dialami korban.

Namun justru mereka yang didahulukan, sementara korban disuruh untuk datang lagi sekitar jam 6 sore sebab petugasnya sedang menangani kasus yang sama di TKP. Setelah maghrib tiba, petugas disuruh menunggu lagi sebab petugas nya ingin menjemput anaknya pulang sekolah. Setelah penungguan lumayan lama datanglah petugasnya dan di uruslah laporan dari si korban tersebut.

  • Tragedi Kanjuruhan, Polri gunakan gas air mata

Menimbulkan banyak korban meninggal.

  • Kasus Sambo

Solusinya, untuk permasalahan yang terjadi adalah dengan menyelesaikan setiap kejadian secara serius dan ikhlas tanpa adanya salam tempel maupun penyogokan menggunakan uang serta penglihatan kasta tinggi atau rendahnya status seseorang. Juga anggap lah masalah yang terjadi dimasyarakat itu sebagai masalah diri sendiri, sebab jika begitu maka penyelidikan kasus akan cepat menemukan jalan keluar.

Polisi sebagai alat keamanan negara haruslah bertindak sebagaimana mestinya mereka menjadi keamanan.

Penulis :

Santi Monica Silalahi

Mahasiswi Ilmu Politik, Universitas Jambi

 

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube