Lagi, Aliansi Peduli Anak Bangsa Kembali Boyong Pelajar Demo

BERITA JAMBI – Polemik tak terdaftarnya 120 siswa SMAN 8 Kota Jambi, pada Data Pokok Pendidikan (Dapodik) terus bergulir. Kali ini, Aliansi Peduli Anak Bangsa kembali boyong Pelajar SMAN 8 Kota Jambi demonstrasi, Selasa (04/01/2022).

Bertempat di Kantor Gubernur Jambi, tampak belasan pelajar beserta orangtua turut mengikuti aksi tersebut. Masih dengan tuntutan yang sama, pihaknya meminta Dinas Pendidikan untuk membuka kembali sistem Dapodik ke-120 pelajar tersebut.

Baca juga : HUT Jambi ke-65, Dewan: Mesti Cekatan Lobi Dana CSR dan Bantuan Pusat

Yang mana, sebelumnya ke-120 siswa tersebut sempat di perbolehkan oleh Kepala Sekolah, untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar. Alhasil, pada perjalanannya ratusan siswa tersebut tak terdaftar pada Dapodik, alias bodong.

“Mereka sudah ada dapodik, tapi di kunci dinas. Kok bisa, di kota ini bisa dikunci sementara di kabupaten lain bisa,” ungkap salah satu orator, saat menyampaikan orasinya.

3 Tuntutan

Atas persoalan itu, Aliansi Peduli Anak Bangsa Jambi pada aksinya, menyampaikan 3 tuntutan pada Pemerintah dan DPRD Provinsi Jambi. Adapun ketiga tuntutan tersebut, yakni:

• Meminta kepada bapak Gubernur Jambi untuk memerintahkan Kepala Dinas, untuk supaya operator DIKNAS membuka DAPODIK SMAN 8 Kota Jambi. Agar supaya, 120 siswa-siswa anak bangsa dapat mengenyam pendidikan yang layak sesuai dengan Undang-undang Dasar 1945 pasal 31 ayat 1. Ayat 1 yang menyatakan, tiap-tiap warga negara berhak mendapat pengajaran.

Lihat juga video : Demo Mahasiswa Berujung Ricuh

• Meminta Bapak Gubernur Jambi, mencabut Surat Keputusan (SK) Gubernur untuk pemberhentian Kepala Sekolah SMAN 8 Kota Jambi, dan kembali tetap menjadi Kepala Sekolah SMAN 8 Kota Jambi dengan nama baik.

• Meminta Bapak Gubernur Jambi mencopot Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, karena telah membuat gaduh, siswa-siswi, wali murid, dan lain-lain, karena tidak mampu mengambil kebijakan dengan baik dan bijaksana. (Tr01)

 

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033