Dibalik OTT KPK di Jambi

Ngeri..!! Ini ‘Bersih-bersih’ Pertama Ala KPK Untuk Jambi

JAMBI – Bisa dipastikan bahwa Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI terhadap beberapa oknum pejabat dijajaran eksekutif dan legislatif Provinsi Jambi kemarin, Selasa (28/11), menjadi buah bibir khalayak ramai, terutama masyarakat di seluruh penjuru Provinsi Jambi.

Terbongkarnya kasus yang diduga terkait suap-menyuap untuk memuluskan pengesahan Anggaran Pengeluaran Belanja Daerah (APBD) 2018 Provinsi Jambi antara eksekutif dan legislatif oleh lembaga nasional yang bergerak di bidang anti rasuah itu, jelas menjadi ‘petir’ disiang bolong bagi masyarakat.

Bagaimana tidak, ditengah kondisi perekonomian masyarakat Jambi yang masih terbilang tidak stabil. OTT KPK RI itu, seakan menjadi momok yang menghancurkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah daerah.

Berbagai komentar warganet langsung memenuhi lini massa media sosial (medsos) seketika mengetahui kabar OTT tersebut. Banyak dari mereka mengapresiasi kinerja KPK yang akhirnya untuk pertama kali melakukan aksi bersih-bersih di jajaran pemerintah Jambi.

Berdasarkan informasi yang berhasil dimiliki dinamikajambi.com, dari 10 orang yang berhasil diamankan itu, beberapa diketahui identitasnya antara lain, Supriyono (Anggota DPRD Prov Jambi Partai PAN), Hj Nurhayati (Anggota DPRD Prov Jambi Partai Demokat), Geni Waseso Segoro (Ketua BM PAN Prov Jambi, H Syaifuddin (Asisten III Prov Jambi), H Arfan (Plt Dinas PU Prov Jambi), sopir Supriono.

Adapun barang bukti dalam OTT KPK RI yang terjadi di sekitaran Hotel Luminor itu, berhasil mengamankan sejumlah milyar rupiah uang tunai.

Pagi ini, Rabu (29/11), dari pantauan di lapangan. Empat (4) orang tersangka OTT sudah digiring menuju Bandara Sultan Thaha Jambi dari Mapolda Jambi. Keempat tersangka tersebut diantaranya Hj Nurhayati, Supriyono, H Syaifuddin, H Arfan, diterbangkan ke Jakarta menggunakan pesawat Garuda untuk pemeriksaan lebih lanjut. (Raw)

You cannot copy content of this page