Bupati Batanghari Komit Lanjutkan Pembangunan

BATANGHARI – Infrastruktur jalan bertujuan untuk memperlancar arus distribusi barang dan jasa, serta berperan dalam peningkatan kualitas hidup. Dan kesejahteraan masyarakat pembangunan Bupati batanghari.

Jalan, jembatan, serta fasilitas umum lainnya merupakan contoh sarana dan prasarana negara yang diperlukan dalam kehidupan kita.

Baca juga : Stok Oksigen di RSUD Hamba Menipis? Kapolda Jambi Cus ke Batanghari

Kehadiran infrastruktur tersebut akan memudahkan segala aktivitas yang di lakukan masyarakat, terutama kegiatan yang berhubungan dengan perkembangan ekonomi. Jika rusak, kegiatan ekonomi masyarakat pun akan terhambat.

Di kabupaten Batanghari sandiri kondisi ruas jalan kategori baik baru mencapai 32% jumlah 197 ruas jalan dengan total panjang mencapai 1.100 Kilo Meter (KM) lebih, sehingga dapat di katakan kategori ruas jalan rusak hampir mencapai 70%. Dan 50% diantaranya dalam kondisi rusak berat yang tersebar hampir di delapan Kecamatan.

Dengan kondisi tersebut tentunya besar harapan bagi masyarakat kepada kepemimpinan Muhammad Fadhil Arief dan Bakhtiar untuk perubahan lebih baik lagi. Dan hal ini juga sangat nanti dari para pembantu (red- pejabat OPD) Bupati Batanghari Muhammad Fadhil Arief/ Wakil Bupati H. Bakhtiar benar-benar bekerja dengan serius dan fokus demi terwujud visi-misi Fadhil-Bakhtiar.

Semua masyarakat sangat menantikan perubahan itu di bidang infrastruktur jalan , seperti yang telah di janjikan oleh Fadhil-Bakhtiar pada saat masa Pilkada.

Seperti di Desa Rambutan Masam, Kecamatan Muara Tembesi. Masyarakat setempat minta agar jalan dibelakang desa kembali di bangun, dengan menyambung jalan Pasir Batu (Sertu) yang telah ada saat ini.

Sekdes

Menurut Sekretaris Desa (Sekdes) Rambutan Masam, Firdaus, panjang jalan yang belum di bangun sekitar 3800 meter sampai ke lokasi Pondok Pesantren Nurul Jadid. ” Sekitar 3800 meter bang kalau sampai ke jalan lingkungan desa kita.” Kata Firdaus, Jumat (30/7/2021).

Salah seorang warga setempat Ismail, AB juga mengatakan, masyakarat Rambutan Masam tidak banyak keinginan yang muluk-muluk terhadap Pemkab Batanghari. Warga hanya minta jalan di belakang desa dapat di bangun kembali.

” Untuk saat ini kita minta sambung pembangunan jalan Pelayangan – Rambutan Masam, karena jalan tersebut sangat banyak sekali manfaatnya bagi warga. Selain banyak kebun warga, seperti karet, sawit, durian, kebun sayur mayur, sawah, juga akses untuk ke kota sangat dekat.” Tutur Ismail.

Terkait hal tersebut, Bupati Batnghari, Muhammad Fadhil Arief belum lama ini menyebutkan, untuk pembangunan jalan tersebut sudah di masukan ke dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Batanghari 2022.

” InsyaAllah kita bangun 2022, dan ingatkan kepada pihak Bappeda agar di catat.” Katanya.

Sementara saat di konfirmasi kepada Kabid Perencanaan Pemerintahan, Pendanaan dan Pengendalian Pembangunan, Bappeda Batanghari. Kurniadi menjelaskan, pihaknya sudah memasukan penambangan jalan tersebut di APBD Batanghari 2022. Bukan hanya jalan penyambung jalan di belakang desa saja. Tetapi pihaknya juga juga telah berjuang untuk pembangunan jalan Sunga Pulai – Rambutan Masam.

” Sudah kita masukan bang ke dalam APBD Batanghari 2022, dan kalau jalan Sungai Pulai – Rambutan Masam bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) pusat. ” Bebernya

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube

You cannot copy content of this page