VIRAL – Situasi politik kadang kerap menjadi perpecahan antar pendukung, salah satunya tragedi berdarah Pilkades di kabupaten ini. Di mana, satu pendukung calon Kades tewas ditusuk dengan badik.
Sebelumnya, Pilkades Serentak di Kabupaten Luwu Utara seakan berdarah dan memakan korban jiwa. Satu pendukung calon Kades tewas, setelah ditusuk badik dari pendukung cakades lainnya.
Baca juga : Heboh, Di gerebek Istri di Rumah Janda? Kades Kubang Gedang Kerinci Berikan Bantahan
Peristiwa berdarah ini terjadi di Desa Tandung, Kecamatan Malangke, Kabupaten Luwu Utara Sulawesi Selatan, Rabu (14/7).
Korbannya di ketahui bernama Jumarding, sedangkan pelaku AW (35).
Penusukan terjadi di duga karena selisih paham antara keduanya, yang memang berbeda pilihan pada Pilkades Tandung.
Kapolsek Malangke, AKP Daud Sisang di konfirmasi via ponselnya membenarkan peristiwa berdarah, di wilayah hukumnya.
”Betul ada peristiwa di Tandung, saat Pilkades tapi saya belum bisa komentar lebih jauh. Nanti konfirmasi Kasat Serse,” ujar Daud Sisang.
Namun infomasi yang beredar di media sosial menguatkan, bahwa peristiwa berdarah ini akibat salah paham. Karena beda dukungan antara korban dan pelaku, dalam Pilkades Tandung.
Berita lain : Gubernur Jambi Singgung Perbedaan Informasi Pemprov dan Pemkot
Pilkades Tandung sendiri di ikuti dua calon, yakni nomor urut 1 Sabaruddin dan nomor urut 2 Saidil.
Adapun DPT di Desa Tandung sebanyak 1596 orang, dengan jumlah TPS sebanyak Empat . Di antaranya TPS 1 sebanyak 473 orang, TPS 2 sebanyak 488 orang. Kemudian, TPS 3 sebanyak 295 orang, TPS 4 sebanyak 340 orang.
Sumber : Pojoksatu.id
