Mendadak Satgas Covid-19 Dirikan Tenda di RSUD Raden Mattaher, Ada Apa?

BERITA JAMBI – Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Provinsi Jambi, mendadak dirikan tenda depan RSUD Raden Mattaher Jambi. Apakah ruang penampungan pasien Covid-19 di rumah sakit pemerintah ini sudah penuh?

Sebelumnya, pemandangan tampak berbeda saat melintas di depan kawasan RSUD Raden Mattaher jambi sejak Minggu, (04/06/2021). Betapa tidak, terlihat rangkaian tenda di bangun oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi.

Baca juga : Buruan Vaksin, Pemkot Jambi Buka Vaksinasi Tahap III Untuk Umum

Tak ayal, hal ini menimbulkan pertanyaan besar bagi publik. Apalagi, saat ini kondisi Covid-19 di beberapa daerah termasuk Provinsi Jambi, terus mengalami peningkatan.

Di tambah lagi, baru-baru ini kejadian di RSUP Sardjito yang puluhan pasien Covid-19, yang kuat dugaan karena kekurangan oksigen.

Tentunya, kejadian tersebut menimbulkan ketakutan tersendiri di tengah masyarakat. Karena, jika rumah sakit tak lagi mampu menampung pasien covid-19, tidak menutup kemungkinan penyebarannya pun bakal meluas.

Lalu bagaimana dengan tenda yang secara tiba-tiba di bangun Satgas Covid-19, di RSUD Raden Mattaher Jambi ini. Apakah ada kaitannya dengan lonjakan pasien Covid-19?

Menanggapi hal tersebut, Johansyah Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi angkat bicara, saat di konfirmasi Dinamikajambi.com pada Senin (05/07/2021).

Pasien Reguler

Ia mengatakan, Tenda tersebut sengaja di dirikan Satgas, guna untuk memisahkan pemeriksaan pertama pasien reguler dan indikasi covid-19.

“Tenda ini didirikan hanya ingin memisahkan pemeriksaan pasien reguler dan pasien Covid-19,” ungkapnya.

Johan juga membantah, bahwa tenda tersebut tidak ada hubungannya dengan lonjakan pasien Covid-19.

Itu artinya, dengan melihat indikasi atau gejala Covid-19, RS Raden Mataher melalui tenda tersebut mempermudah melakukan tindakan pertama secara medis.

“Jadi, tenda tersebut untuk pasien indikasi Covid-19, yang ingin di periksa di IGD,” tambahnya.

Lihat juga video :  Saling Lempar Gas Air Mata, Demo di Jambi Ricuh

Sementara itu, berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi pada Minggu 4 Juli 2021, jumlah orang yang terpapar covid-19 sebanyak 13.332 orang.

Lalu, 190 orang suspek, 11.554 orang sembuh, dan 280 orang di nyatakan meninggal akibat Covid-19. (Tr01)

 

 

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033

You cannot copy content of this page