BERITA TANJABBAR – Bupati Tanjung Jabung Barat atau Tanjabbar Drs H Anwar Sadat, menghadiri acara Penyerahan SK Pensiun dan Pelepasan Masa Purna Bhakti PNS.
Acara yang di hadiri Bupati Tanjabbar yakni penyerahan SK Pensiun PNS ini, bertempat di Gedung Balai Pertemuan Kantor Bupati.
Baca juga : Hari Lahir Pancasila, Komisariat GMNI ‘Merahkan’ Gerbang Universitas Jambi
Selain itu, SK PNS di serahkan langsung oleh Anwar Sadat, kepada 20 penerima SK.
Usai menyerhkan, Ia mengucapkan terima kasih dan apresiasi pada PNS, yang akan masuk pada masa purna bhakti.
“Terima kasih sudah menjalankan roda pemerintahan dengan baik, dengan dedikasi, loyalitas dan pengabdiannya. Kemudian, juga dengan karya bakti yang baik untuk Kabupaten Tanjabbar. Semoga tercatat sebagai amal sholeh,” ujarnya.
Untuk itu, Ia berharap semoga kelak yang akan purna bhakti masih bisa berkiprah di luar jalur pemerintahan, yang tentunya bermanfaat bagi masyarakat lainnya.
“Setelah masuk masa pensiun, bapak dan ibu masih tetap menjadi bagian dari keluarga besar Pemerintah Kabupaten Tanjabbar. Ini juga untuk selalu bersama-sama membangun Kabupaten Tanjabbar, meskipun tidak dalam ikatan kerja,” ucapnya.
Bukan cuma itu saja, Pria yang akrab disapa UAS itu menyebutkan, bahwa masa purna tugas lanjutnya patut disyukuri. Hal ini karena telah melewati masa pengabdian sekian puluh tahun, untuk negara dan bangsa.
Pensiun, menurut dia waktu kembali pada masyarakat, dengan pengabdian dalam bentuk lain dan semangat baru.
“Karena masa pensiun bukanlah akhir dari sebuah pengabdian bagi seorang PNS, tetapi merupakan anugerah yang harus disyukuri,” katanya.
Kata Kepala BKPSDM
Sementara itu, Kepala BKPSDM Tanjabbar H R Gatot Suwarso menyebutkan, bahwa PNS yang menerima SK Pensiun BUP sebanyak 20 orang.
Lihat juga video : Saling Lempar Gas Air Mata, Demo di Jambi Ricuh
“Mereka terdiri dari 17 dari guru dan 3 pesiunan janda/duda, dari guru dan Nakes,” ungkapnya.
Terakhir, untuk di ketahui, pada tahun 2021 Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Kabupaten Tanjabbar, yang akan masuk pada masa bhakti sebanyak 148 orang. Mereka yang berasal dari 89 Tendik dan 59 Teknis. (hry)
