JAMBI – Ini adalah potret sebuah proyek yang konon disebut dengan istilah “proyek free” di lingkungan Dinas PUPR Provinsi Jambi. Anggarannya sebesar Rp 925 juta bersumber dari APBD Provinsi Jambi.
Pantauan dinamikajambi.com di lapangan yang juga didokumentasikan lewat visual ini, menggambarkan bahwa pekerjaan ini dikerjakan dengan kualitas yang rendah.
Satu adukan yang menghasilkan 4 lori atau angkong ternyata berasal satu sak semen, 7 plengki batu split, dan 37 sekop. Adukan ini diduga batas kewajaran untuk menghasilkan kualitas adukan yang standar
Sampai berita ini ditulis, pihak rekanan maupun Dinas PUPR Provinsi Jambi belum dapat dikonfirmasi.
Sebelumnya, Direktur CV Lintas Muaro Jambi, Tigor Simangunsong kepada dinamikajambi.com pada 11 oktober kemarin, menolak untuk memberi keterangan.
“Perusahaan saya hanya dipakai saja. Soal teknis bagusnya hubungi tenaga lapangan,” katanya. Ia lantas mengirim pesan pendek berupa nomor handphone seseorang. Namun nomor hp tsb berbunyi nonaktif. (Js)
