Innalillahi, Ulama Sekaligus Pengasuh Ponpes Abuya KH Uci Thurtusi, Meninggal Dunia

BERITA VIRAL – Pengasuh Pimpinan Pondok Pesantren dan Majelis Talim Al-Istiqlaliyyah, Abuya KH Uci Thurtusi meninggal dunia pada Selasa (6/4). Ucapan duka mengalir untuk kepergian salah satu ulama besar di Tangerang tersebut.

Seperti yang di sampaikan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, di akun Twitter resminya.

“Pengurus Besar Nahdlatul Ulama menyampaikan duka mendalam atas wafatnya KH. Uci Thurtusi (Pengasuh Pesantren Al-Istiqlaliyah, Tangerang Banten),” tulisnya.

Baca juga : Paket Ramadhan di Swiss-Belhotel Jambi, Cek Disini

Di kutip dari situs NU, Abuya KH Uci Thurtusi atau yang lebih di kenal sebagai Abuya Uci, adalah sosok ulama yang karismatik.

Selain itu, Abuya Uci berasal dari sebuah kampung di Kabupaten Tangerang yaitu Kampung Cilongok, Pasar Kemis.

Dalam memberikan ceramah, Abuya Uci konsisten menggunakan bahasa Sunda. Sehingga mudah di pahami oleh masyarakat Banten. Kepopulerannya di Banten setara dengan tokoh dan ulama lain, yang ada di Indonesia seperti Habib Lutfi bin Yahya dan Abuya Muhtadi.

Abuya Uci juga sangat dekat dengan Gus Dur. Semasa hidup, Gus Dur pernah beberapa kali mengisi pengajian di pesantren Cilongok.

Kepopulerannya

Kepopuleran Abuya Uci bukan hanya di Banten, tetapi juga sampai ke luar Pulau Jawa. Pengajian di Pesantren Cilongkok yang digelar mingguan banyak di datangi ulama, atau tokoh dari berbagai negara seperti Mesir. Kemudian Yaman, Arab Saudi dan lainnya.

Selain pengajian mingguan, Ponpes Al-Istiqlaliyyah yang di asuh Abuya Uci juga mengadakan acara Haul Syekh Abdul Qadir Al-Jaelani, yang di gelar secara rutin setiap satu tahun sekali. Jamaah yang datang selalu membludak, bahkan pada November 2020 lalu. Acara haul ini sempat mendapat sorotan, karena di lakukan saat pandemi.

Meski pihak Ponpes sudah berkoordinasi, dengan berbagai pihak terkait protokol kesehatan dan jumlah jemaah yang datang di batasi hanya 1.500 orang. Tetapi akhirnya tetap saja jemaah yang datang tidak terbendung, dan akhirnya membuat kerumunan.

Buntut dari kerumunan ini, akhirnya Pemerintah Kabupaten Tangerang mencabut izin keramaian, dengan terbatas untuk acara yang di laksanakan di tengah pandemi COVID-19.

Sumber : kumparan.com

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube