BERITA BISNIS – Berawal dari hobby, akhirnya menjadi usaha yang penghasilannya menjanjikan. Dengan manfaatkan lahan sempit yang berada di atap rumah, pria bernama Dedi bersemangat untuk memulai bisnisnya.
Tak banyak yang menyangka, kalau ternyata lahan sempit di atap rumah bisa juga di manfaatkan jadi tempat untuk berbisnis. Seperti yang di lakukan pria satu ini, memiliki ide unik dan tak pantang menyerah serta terus berusaha, hingga bisa menuai hasil jerih payahnya.
Saat di temui, Dinamikajambi.com, Jum’at (22/01/21) Dedi Gusriadi, seorang pelaku usaha bernama ‘Dedi Hidroponik (DH)’ menceritakan perjalanan usahanya tersebut.
Baca Juga : Lepas Pekerjaan Dengan Gaji 25 Juta, H Rizal Buka Bisnis Sampah di Jambi
“Saya hobi aja sebenarnya udah lama, kebetulan waktu saya berhenti kerja di salah satu perusahaan ojek online. Bingung juga awalnya, apa yang mau di lakukan. Apalagi sekarangkan di suruh menjaga jarak karena Corona, jadi terpikirlah untuk buka Hidroponik,” ujarnya.
Belajar Autodidak
Bukan cuma itu saja, usaha yang di lakoninya ini memang dari nol. Bahkan, awalnya Ia tidak tahu, tentang tanaman yang kini menjadi lahan uang untuknya itu.
“Saya belajar penanaman Hidroponik ini, secara autodidak dan via YouTube. Mulai membuka usaha ini dari bulan September 2020 lalu, jadi baru 4 bulan sampai sekarang. Dan untuk omsetnya, alhamdulillah ya, bisa lebih kurangnya sekitar Rp 3 Juta perbulannya,” tuturnya.
Bahkan, tempat usahanya itu pun masih numpang di tempat orang, karena belum memiliki lahan sendiri.
“Ini lahan sempit si sebenarnya, di atap rumah. Di atap rumah kakak, dan numpang di atap rumah tetangga juga,” ungkapnya.
Pun demikian, karena pemasaran sayurannya ini tak terlalu sulit, mempermudah dirinya untuk mengembangkan usaha tersebut.
“Dalam 4 bulan ini sih, progres dan pasarnya sangat bagus. Karena peminat selada hidroponik ini juga sangat banyak. Untuk pemasarannnya sendiri, masih di pecel lele, ayam geprek, kebab misalnya. Untuk teknik pemasarannya, saya tawarkan dulu contoh barangnya. Barangnya bagus, kemudian mereka minat. Kalo sekarang sih, permintaan pasar lebih banyak daripada barangnya,” jelasnya.
Kesulitan Dalam Memulai Usaha
Berbagai hal pun turut di rasakannya, termasuk saat membuka usahanya. Di mana hal tersulit yang Ia temui, yakni pada awal mula membuka usaha tersebut, hingga keunggulan dari berhidroponik.
“Kesulitannya sih, di modal ya. Kan kalo mau penghasilannya lebih besar, otomatis modal harus besar juga. Apalagi di perkotaan ini lahan sulit ya, kalau ada investor itu malah lebih bagus. Kalau di hidroponik ini, kita gak banyak ngeluarin tenaga ya. Gak nyangkul-nyangkul, jadi kita pake kemejapun bisa gitu. Gak perlu nyiram tanaman ya, karena kan sistemnya pengairan. Simpel, cuma kalahnya di biaya produksi kan lebih mahal sedikit, daripada yang di tanah ” kata pria berusia 33 tahun ini.
Sementara itu, untuk penanaman hidroponik ini tak terlalu sulit. Yang terpenting ke uletan, karena tidak ada pengaruh ketika musim hujan atau panas.
“Modal awalnya untuk satu meja Instalasi itu sekitar Rp 2,5 juta. Saat ini saya sudah punya 6 meja instalasi hidoponik. Di mana dalam satu meja instalasi itu ada 250 lubang tanam,dan itu bisa menghasilkan 25 kg selada. Untuk harga jualnya, yaitu Rp 25 ribu per kg nya,” lanjut Dedi.
Selanjutnya, untuk cara ordernya juga gak ribet dan tentunya ada hal menarik yang kamu rasakan ketika langsung ke tempatnya.
“Kalau mau belajar tanam hidoponik boleh, datang kesini aja, gratis kok. Mau beli langsung kesini bisa, panen sendiri malah. Mau kita antar juga bisa free ongkir untuk kota Jambi, dengan minimal pemesanan tapi kalau yang antar ya,” bilangnya.
Pria asal Riau ini, juga menyampaikan pesannya untuk orang yang akan memulai membuka usaha sepertinya.
Lihat Juga Video : Jual iPhone Murah di Jambi, di amankan Polresta Jambi
“Kalau mau memulai hidroponik itu, kita harus punya niat dan tekad yang kuat. Jangan hanya pengen, liat yang bagus pengen. Tapi, niat itu harus di barengin sama prakteknya,” tuturnya.
Nah, untuk kalian yang berminat belanja selada hidroponik ini, bisa langsung ke alamat Jalan Nusa indah 2, RT 32 (Perumahan Griya Gemilang Asri blok A06) Kelurahan Simpang IV Sipin Telanaipura, atau bisa hubungi 085369274045.
