TANJABBAR – Bagi masyarakat atau oknum di Kabupaten Tanjabbar, yang bakar lahan saat musim kemarau. Tim satuan tugas Karhutla, tidak segan-segan akan tangkap.
Tim Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, awal Agustus mulai menduduki wilayah-wilayah Rawan akan kebakaran di Kabupaten pesisir ini.
Baca juga : Kekerasan Pada Anak dan Perempuan di Kota Jambi Meningkat
Untuk itu, bagi masyarakat ataupun oknum-oknum yang berniat ingin bakar lahan saat kemarau, siap siap bakal di tangkap.
Hal ini disampaikan oleh Kapolres Tanjabbar AKBP Guntur Saputro, usai melaksanakan rapat koordinasi pencegahan. Dan penanggulangan bersama Pemda, Perusahaan dan masyarakat di Aula Polres Tanjabbar, Minggu (26/07/2020).
Kapolres menyebutkan, bahwa pihaknya sudah melakukan mapping terhadap wilayah-wilayah Karhutla.
Nantinya pada awal Agustus anggota TNI Polri, akan langsung menduduki lahan tersebut. Sehingga diharapkan untuk mencegah adanya oknum, yang memanfaatkan untuk membakar lahan.
“Awal agustus tim kita sudah bergerak untuk menduduki wilayah-wilayah, yang rawan karhutla. TNI, Polri, Pemda, instansi terkait dan pihak perushaaan. Jadi akan kita tempatkan anggota kita di sana, sehingga langsung memantau keadaan di sana,” sebutnya.
Lihat juga video : Klik Disini
Ia jug menyebutkan, bahwa pihaknya telah meminta kepada seluruh perusahaan. Ataupun pemilik lahan perorangan untuk menyiapkan sarana, dan prasarana untuk mencegah terjadinya Karhutla.
” Jadi kepada masyarakat, jangan mencoba-coba untuk memanfaatkan kondisi musim panas, pada Agustus hingga September. Karena personil kita akan kita gelar. Tugas mereka itu memantau, mencegah, menpatroli. Kemungkinan oknum-oknum yang berniat membakar lahan,” tegasnya. (hry)
