TANJABBAR – Dalam upaya tangani Karhutla di 2020 ini, Wabup Amir Sakib bilang, bahwa Tanjabbar sudah bentuk TRC dengan anggota 54 orang.
Hal ini disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), Amir Sakib saat ikuti Rapat Koordinasi penanggulangan Karhutla Provinsi Jambi Tahun 2020.
Baca juga : Tahanan Polda Jambi Sebelum Tewas, Kenapa Ada Perban dan Mata Bengkak?
Dimana, rapat ini diselenggarakan di ruang Rapat Danrem 042 Garuda Putih, pada Senin kemarin (20/7/20).
Rapat koordinasi dipimpin oleh Danrem 042/Gapu Brigjen TNI M Zulkifli SIP MM, dan Kapolda Jambi Irjen Pol Firman Shantyabudi MSI.
Tak hanya itu, dalam kegiatan ini juga diikuti oleh Ketua BPBD Provinsi Jambi Bachyuni Deliansyah SH MH, Dirreskrimsus Polda Jambi, Karo OPS Polda Jambi, Dansat Brimob Polda Jambi, dan Bupati/Walikota.
Ada juga Kapolres, dan Dandim lingkup Provinsi Jambi, Kepala BMKG, Kadis Perkebunan Provinsi Jambi, Kadis Kehutanan, dan instansi terkait.
Dikatakan Amir, terkait langkah dan upaya Pemkab Tanjabbar dalam penanganan dan pencegahan Karhutla, akan dilakukan koordinasi dengan pihak terkait
Selain itu, Pemkab Tanjabbar juga aktif sosialisasikan larangan membuka lahan, dengan cara dibakar.
“Pemantauan perkembangan hotspot, dan patroli siaga juga terus dilakukan BPBD Tanjabbar, sebagai upaya pencegahan Karhutla.” Ujar Wabup.
Ia mengatakan, bahwa BPBD Tanjabbar saat ini telah bentuk satuan TRC atau Tim Reaksi Cepat, sebanyak 54 orang yang terbagi menjadi 3 regu.
Lihat juga video : Klik Disini
54 orang ini nantinya akan melaksanakan kesiapsiagaan satgas TRC, melakukan piket 1×24 jam, bertempat di markas komando dan pos laut.
“Selain itu, kita juga lakukan aktivasi posko TRC, dengan menempatkan 4 personil. Dimana mereka dilengkapi peralatan pemadam karhutla, dan kita juga persiapkan Sumber Daya Manusia. Serta Peralatan sebagai upaya pengendalian Kebakaran, dan Hutan,” Ungkapnya. (hms/hry)
