SAROLANGUN – Panti Rehabilitasi Napza, RSUD Prof. DR. HM. Chatib Quzwain (RSCQ) Sarolangun, menjadi contoh Pemerintah Kabupaten lain di Provinsi Jambi.
Baru lima hari lalu dikunjungi RSUD Sungai Gelam Muaro Jambi, kali ini Panti Rehabilitasi Napza yang berdiri atas komitmen Bupati Sarolangun Drs. H. Cek Endra, dikunjungi Pemkab Bungo dalam rangka study banding, Selasa (7/7/2020) kemarin.
Baca juga : Pemuda Tebo, Korban Tenggelam di Wisata Merangin Akhirnya Ditemukan
Dengan melihat langsung teknis operasional dan pendirian Instalansi Rehabilitasi Napza, RSUD Prof. DR. HM. Chatib Quzwain (RSCQ) Sarolangun.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bungo yang melakukan study banding, yakni Wakil Bupati Muaro Bungo H. Safrudin Dwi Apriyanto beserta jajaran dan Kejari Bungo.
Kedatangan mereka disambut Hazrian, ME Asisten III Setda Sarolangun, yang didampingi Direktur RSUD Chatib Quzwain dr. Bambang Hermanto, M. Kes.
“Kunjungan Wakil Bupati Muara Bungo beserta rombongan ke Instalasi Rehabilitasi Narkoba, RSCQ Sarolagun terkait strategi pembentukan Instalasi Rehabilitasi Narkoba,” beber dr. Bambang Hermanto.
“Terimakasih atas kunjungan Wabup Bungo, Kabag Kesra, Kajari beserta rombongan. Instalasi Napza RSCQ Sarolagun sudah berdiri pada Januari 2020, dan sekarang sudah memiliki 14 pasien dan yang sudah dipulangkan. Ada tiga orang dalam keadaan sehat, dan sudah berkumpul kembali dengan keluarganya dalam kehidupan normal,” terangnya.
Dr. Bambang menyebut, akan bersedia membantu dalam hal teknis pembentukan instalasi Napza di Bungo.
Lihat juga video : Klik Disini
“Dengan adanya kunjungan ini, kami siap membantu ke arah bagaimana membentuk instalasi Napza, yang akan didirikan Pemkab Bungo,” jelasnya.
Para rombongan Wabup Muaro Bungo, melihat langsung aktifitas pelayanan dan ruangan instalasi Rehabilitasi Narkoba, yang di Kelola RSCQ Sarolangun. (Ajk)
