Dibalik Blokir Jalan Karmen, Peluru Tembus Mulut

SAROLANGUN – Aksi blokir jalan di Karmen, Jumat (29/05/2020) berlarut hingga tengah malam. Dibalik blokir jalan Karmen, peluru tembus mulut.

Berbagai informasi yang dirangkum awak media, penutupan jalan ini merupakan bentuk protes warga atas meninggalnya Sarnubi (35).

Warga Karang Mendapo yang belum lama keluar Lapas itu, meregang nyawa dalam penangkapan terkait narkoba sekitar pukul 18.40 Wib.

Simpang siur, bagaimana kronologi penangkapan di Kecamatan Pauh itu. Namun yang pasti, blokir jalan di Karmen itu buntut peluru tembus mulut dan Sarnubi dilarikan ke RSUD Chotib Quzwain.

“Masih simpang siur. Ada yang bilang merebut senjata petugas, ada yang bilang ditembak waktu mau lari,” ungkap sumber.

Berita Terkait : Sodikin dan Bayinya Tertahan Blokir Jalan di Karmen

Sekitar pukul 22.00 Wib, Wakil Bupati Sarolangun, Hilallatil Badri dan Dandim 0420/Sarko, Kasat Pol PP, Camat dan para kades, lembaga adat berada di kediaman almarhum.

Ada 3 kesepakatan dalam pertemuan itu, yakni keluarga korban meminta pelaku dihukum seberatnya.

Kesepakatan bersama Wabup itu, berujung pada pada pembukaan blokir jalan sekitar pukul 23.45 Wib. Dimana puluhan kendaraan hingga 2 km, dapat berjalan kembali setelah blokir sekira hampir 4 jam.

“Alhamdulilah, blokade jalan sudah dibuka. Terima kasih atas nama penguna jalan pada Wabup Hilallatil Badri dan anggota TNI,” ungkap Sodikin. (Red)

 

Baca Juga : Selingkuh dan Main Medsos, Janda PNS di Tanjabbar Bertambah

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube

You cannot copy content of this page