TANJABBAR – Dalam teknis kerja Program Keluarga Harapan (PKH) di Tanjung Jabung Barat, Dinas Sosial (Dinsos) di 13 Kecamatan Se Kabupaten mencapai 11 ribu penerima.
Baca juga : Pemkab Tanjabbar Terima Sertifikat Kaki Gajah
Seperti yang disampaikan Kepala Dinas sosial Tanjabbar Syarifuddin, kegiatan teknis kerja ini merupakan rapat evaluasi dalam melaksanakan pendamping program PKH di Kabupaten.
“Pesertanya merupakan SDM PKH, petugas yang telah kita tunjuk sebagai 54 orang tersebar di seluruh Kecamatan di Tanjabbar.” Ujarnya.
Ia menambahkan, tujuannya yakni untuk mengetahui kendala-kendala pelaksanaan dilapangan, dan juga menyampaikan informasi-informasi terkait dengan pelaksanaan kegiatan program PKH ini.
“Kita juga menekankan agar pendamping ini berkerja secara profesional, tidak boleh terobsesi dengan hal hal yang lain. Seperti di desa pendamping ini menjadi timses kepala desa, ini kita larang betul. Karena ini bukan tugas pokok dan fungsi mereka,” bebernya.
Ia menyebut, layanan kepada masyarakat atau penerima manfaat ini, merupakan penerima yang benar benar terdaftar di data terpadu kesejahteraan sosial.
“Komponen yang berhak menerima bantuan ini, ibu hamil, anak usia dini, anak sekolah SD sampai SMA lanjut usia diatas 70 tahun dan cacat berat.” Katanya lagi.
Dirinya menegaskan, pihaknya akan tetap memantau dan memonitor kepada pendamping, agar PKH ini tepat sasaran.
“Pada tahun 2019 lalu, alokasi Masyarakat miskin penerima PKH di Tanjabbar berjumlah 9252 dan untuk tahun 2020 ini lebih kurang berjumlah sebelas ribu. Ini bukan jumlah angka kemiskinan naik, akan tetapi yang menerima program PKH ini dilakukan secara bertahap.” Tutupnya. (Hry)
