BATANGHARI – Terkait keluhan masyarakat tentang pelayanan SPBU 24.366.17 Muara Bulian, yang mengurangi takaran minyak, hingga kini masih menjadi sorotan publik.
Menanggapi hal tersebut, Drs. H. Syafe’i selaku Kepala Dinas Perindagkop Batanghari akan menyurati pihak SPBU, sebagai peringatan terhadap pelayanan yang dilakukan kepada masyarakat.
Ia mengatakan, seharusnya SPBU dapat mengambil sikap dan mengadakan rapat kepada para petugas. Sehingga hal demikian tidak dilakukan, yang akhirnya memicu antri panjang saat pengisian BBM.
“SPBU itu harus mengadakan semacam brifing terhadap petugas SPBU nya. Debab warga tidak mau tahu soal karyawan baru atau lama, jangan sampai antrian panjang hingga kejalan umum.” ungkap Syafe’i saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (30/01/20).
Baca juga : Diduga, L Temukan Minyak ‘Bayat’ Saat Mengisi Solar di SPBU Muaro Bulian
Baca juga : Utamakan Pengisian Galon, SPBU Muaro Bulian Diprotes
Ia juga mengatakan bahwa soal takaran, pihaknya akan keluarkan rekomendasi, agar dilakukan tera ulang untuk SPBU tersebut.
“Untuk Perindagkop Batanghari belum ada alatnya, namun kami bisa rekomendasikan ke Provinsi agar segera di tera ulang.” Imbuhnya.
Surat rekomendasi tersebut, akan segera dilayangkan kepada pihak SPBU dalam waktu dekat ini.
“Dalam waktu dekat Dinas Perindagkop akan segera melayangkan surat teguran, kepada SPBU Muar Bulian, agar dapat membenahi management. Serta pelayanannya terhadap masyarakat,” lugasnya. (Ali kucir)
Lihat video : Klik Disini
