Gelar Pertemuan Dengan PLN, Ini Hasil Pertemuan Bersama Gubernur

JAMBI – Menyikapi keluhan masyarakat atas layanan PT PLN (Persero), Gubernur Jambi, Zumi Zola pada Jum’at(2/6) pagi, turun meninjau PT PLN P3B Sumatera Unit Pelayanan Transmisi (UPT) Jambi, Tragi Aur Duri, Gardu Induk Aur Duri, Kabupaten Muaro Jambi.

Dalam kunjungan yang didampingi Kepala ESDM, Sekda Provinsi, Kepala UPT PLN Jambi, Juli Simbiring, Za meninjau sejumlah alat transmisi dan Gardu PLN yang dilanjutkan dengan rapat tertutup.

Dikatakan Zola usai melaksanakan rapat bersama jajaran UPT PLN Jambi, Ia memastikan kebutuhan pasokan listrik puncak untuk wilayah Provinsi Jambi mencapai 250 Mega Watt hingga 360 Mega Watt diwaktu malam. Untuk cadangan pasokan listrik sendiri Tragi Aurduri memiliki kelebihan daya sebesar 30 Mega Watt.

Selain itu, Pemerintah juga membahas tentang pentingnya pembangunan gardu induk, mengingat pentingnya pasokan listrik untuk wilayah Provinsi Jambi, pemerintah bersama PLN telah merencakan ditahun ini untuk dilakukan pembangunan gardu induk dibeberapa wilayah, yakni di Kabupaten Tebo dan di Kota Sungai Penuh, serta kedepan pemerintah meminta PLN untuk melakukan penambahan lagi gardu induk.

Lanjut Zola, ia juga mendorong PLN agar berkerjasama dengan Pemerintah untuk memanfaatkan sumber-sumber energi yang potensial untuk menghasilkan suplay listrik yang non PLN.

“Seperti Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), Geotermal di mulut tambang yang terdapat di Bungo, Sarolangun, tapi semua itu dikembalikan kepasa RUPTL PLN sendiri,” katanya.

Lebih jelas disampaikan orang nomor satu di Provinsi Jambi itu, Jika rencana masuk dalam RUPTL PLN, Pemerintah akan berusaha membantu dengan menarik investor guna melaksanakan pembangun seperti Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU)dan PLTA.

“Semua itu bisa terlaksana, kalau PLN memberikan lampu hijau, karena persoalan ini sudah beberapa kali juga disampaikan di saat rapat bersama Menteri dan dihadapan Bapak Presiden Republik Indonesia,” tegasnya.

Tambah Zola, ia juga membahas permasalahan listrik di desa-desa yang selama ini dikeluhkan masyarakat yang belum merasakan aliran listrik, dalam 3 tahun kedepan direncanakan ada 115 desa yang menjadi program pasokan listrik ke desa-desa.

Zola juga menekankan, agar selama bulan ramadhan PLN tidak melakukan pemadaman listrik dengan alasan apapun, terkecuali memang dengan kondisi yang benar-benar darurat.(Wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *