Lagi, Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa Jambi Kembali Memanas

JAMBI – Aksi Unjuk rasa yang digelar sekitar ratusan mahasiswa Jambi PMII di Kantor Gubernur Jambi, Rabu, (25/09/2019) sempat terjadi kericuhan. Hal ini diduga karena aspirasi mereka tak di sambut baik oleh, Gubernur Jambi.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa memintak reaksi langsung Gubernur Jambi untuk dapat memberikan solusi kongkrit, terhadap kondisi kebakaran dan asap yang melanda Provinsi Jambi saat ini.

“Kami minta solusi dari gubernur dalam mengatasi kebaran, dan asap yang secara perlahan membunuh masyarakat Provinsi ini, bukan bagi-bagi masker.” sebut mahasiswa dalam orasinya.

Selain itu, mereka juga meminta pran aktif aparat kepolisian untuk lebih cepat dalam menangani kebakaran yang kerjadi.

“Jangan pas terjadi kebakaran baru turun ke lapangan, tapi harus stand by dilokasi sebelum terjadinya kebakaran.” sebutnya.

Usai melakukan orasi tersebut, aksi mahasiswa sempat ricuh dan terjadi dorong dengan pihak keamaan di depan kantor Gubernur Jambi.

Sebelumnya diketahui, yang menjadi tuntutan mahasi dalam aksi tersebut,yakni sebagai berikut :

  1. Menuntut gubernur untuk serius dalam menanggapi persoalan kebakaran yang menjadi trending topic di nasional yang juga menjadi langganan di provinsi Jambi.
  2. Menghentikan atau mencabut izin perusahaan terkait terbakarnya lahan.
  3. Gubernur harus bertanggung jawab terhadap kondisi sosial. Pertama, dari Dinas Sosial, Dinas Kesehatan dan TRDJ (Tim Restorasi Gambut Daerah).
  4. Meminta gubernur untuk mendahulukan rakyat yang terkena ISPA, dengan memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi korban asap.
  5. Apabila dalam kurun waktu 1 minggu tidak merealisasikan tuntutan kami, maka kami akan kembali dengan massa aksi lebih banyak.

Dilapangan, hingga saat ini aksi unjuk rasa mahasiswa masih berlangsung di depan kantor Gubernur Jambi. (Nrs)

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033

You cannot copy content of this page