Haru Bupati Sarolangun Saat Peresmian Gardu PLN Yang 11 Tahun Dinanti

SAROLANGUN – Masyarakat kabupaten Sarolangun sepertinya kini tengah berbahagia. Pasalnya, Gardu Induk PLN telah dinyalakan setelah diresmikan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, Minggu (3/3/2019)

Gardu Induk tersebut sebesar 150 Kilo Volt (kV) yang terletak Tanjung Rambai Kelurahan Gunung Kembang Kecamatan Sarolangun.

GI ini merupakan bagian dari pembangunan Sistem Kelistrikan Trans Sumatera yang diharapkan akhir 2019 tuntas dibangun. Tak hanya itu, menteri juga meresmikan SUTT 150 kV Muara Bulian – Sarolangun, GI 150 kV Sungai Penuh dan SUTT 150 kV Bangko – Merangin – Sungai Penuh.

Selain itu, menteri juga memberikan 10 unit sumur bor air bersih di Kabupaten Sarolangun, Muaro Jambi, Tebo, Batanghari, Merangin, dan Bungo.

Jonan menegaskan, dalam pembangunan penyediaan energi listrik, pemerintah tetap mempertimbangkan daya beli masyarakat, jadi listriknya tersedia dan harganya bisa dijangkau oleh masyarakat.

Jonan mengungkapkan, rasio elektrifikasi nasional saat ini 98,3% nasional, target 99,9 persen. Pulau Sumatera kata Jonan, paling maju menerapkan pembangkit listrik terbaharukan, air dan panas bumi.

Dirjen Ketenagalistrikan, Rida Mulyana menyampaikan, GI 150 kV, Jaringan Transmisi 150 kV Muara Bulian – Sarolangun sepanjang 583,6 Kmdengan 245 tower, GI 150 kV, Jaringa Transmisi 150 kV Bangko – Merangin – Sungai Penuh sepanjang 137,7 Km, sebanyak 432 tower, dan GI di operasikan PLN Sumatera.

Rida Mulyana menyatakan dengan adanya GI akan menurunkan tegangan, sehingga membantu pendistribusian energy listrik secara merata kepada masyarakat. Lanjut Rida, GI tersebut sudah memiliki sertifikisasi laik operasi.

“Jaringan Transmisi 150 kV Bulian – Sarolangun untuk menyatukan tenaga listrik PLTG Batanghari, Payo Selincah, Sungai Gelam,” ujarnya.

Rida mengungkapkan, dengan adanya GI tersebut, PLN bisa menghemat biaya operasional Rp 90 Miliar per bulan.

Sementara itu, Bupati Sarolangun H. Cek Endra mengaku sangat senang dengan peresmian dan pengoperasian GI Sarolangun. Bilangnya, ini sudah lama di tunggu oleh masyarakat Sarolangun, yang tahun 2019 ini bisa direalisasikan berkat dukungan semua pihak.

“Sudah hampir 11 tahun kami memimpikan gardu induk ada di sarolangun. Selama ini GI kami ada di Merangin. Hari ini insa allah akan lebih terang. Kami juga berterima kasih pak menteri dalam memberikan percepatan perizinan PT Semen Baturaja di sarolangun. Pak menteri ini ditarok di perhubungan, selesai kereta api. Ditarok di ESDM, terang semua indonesia,” kata Cek Endra. (Ajk)

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube