Dituduh Pungli, Ternyata Ini Tujuan Kotura Mintai ‘Setoran’ Sopir Batubara

BATANGHARI – Belakangan santer terdengar keluhan sopir angkutan batu bara tentang pungutan yang dilakukan oleh Perkumpulan Komunikasi Angkutan Batubara (Kotura) yang bermarkas di Desa Simpang Terusan. Tudingan Pungutan Liar (Pungli) pun, menyeruak terkait yang dilakukan oleh Kotura ini.

Mendengar hal ini, Koordinator Wilayah Kotura Provinsi Jambi, Tony mengatakan bahwa kegiatan yang dilakukan rutin setiap hari ini, merupakan iuran wajib yang nantinya akan dimanfaatkan untuk kebaikan bersama rekan seprofesi.

“Kami pengurus kotura ini semuanya juga pemilik mobil Batubara, sopir Batubara. Jadi kami berkomitmen menjalankan organisasi Kotura menjadi suatu organisasi yang bermanfaat bagi mobil angkutan batu bara dan masyarakat sekitar yang dilintasi mobil angkutan batu bara ini. Sedangkan uang yang kami pungut setiap hari dijalan ini adalah iuran wajib bagi anggota Kotura. Mustahil suatu organisasi berjalan tanpa adanya uang kas, dan semua sudah diatur di Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD-ART) kami,” jelas Toni, Selasa (29/1) siang.

Saat ditanyakan tentang manfaat uang iuran wajib yang dibayarkan sopir, Tony menyebutkan misalkan pada persoalan kecelakaan. Dimana Kotura yang akan memberikan santunan pada korban.

“Uang iuran wajib ini digunakan untuk kebaikan sopir batubara itu sendiri, seperti kejadian pagi tadi itu sopir batu bara yang meninggal kecelakaan di daerah mendalo itu istrinya akan kami berikan santunan. Jika ada kecelakaan yang melibatkan warga maka kami berusaha mendamaikan, hingga jalan yang rusak kami perbaiki menggunakan alat berat dengan uang iuran dari kawan kawan sopir angkutan batubara,” lanjut Toni.

Berita Terkait : Buktikan Peduli Nasib Sopir Batubara, Kotura Perbaiki Jalan Ini

Hingga saat ini kegiatan Kotura sangat banyak yang tidak terekspos sehingga berbagai dugaan muncul. Namun kedepannya kotura akan semakin intens mempublikasikan kegiatan yang menggunakan uang iuran wajib dari para sopir angkutan batu bara.

Seperti wacana sosialisasi dan perbaikan jalan di daerah Bajubang yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Sehingga kedepannya tidak ada lagi prasangka buruk dari rekan sesama sopir angkutan batu bara dan juga masyarakat kepada kotura itu sendiri. (Ali Kucir)

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube