MEDAN – Supir bus PO Sutra tujuan Medan Kabanjahe yang mengalami kecelakaan sehingga menewaskan beberapa orang beberapa hari lalu akhirnya menyerahkan diri.
Sang supir bernama Arbinta Ginting warga Desa Kutambelin Kecamatan Naman Terang Kabupaten Karo datang ke kantor Mapolsek diantar langsung oleh pihak keluarganya, Jumat (18/01/2019) siang tadi.
Kedekatan Kapolsek Pancur Batu kompol Faidir Chaniago, SH,MH dengan masyarakat Tanah Karo pun membuahkan hasil yang baik, sehingga tokoh masyarakat setempat membantu membujuk pihak keluarga supir untuk menyerahkan Arbinta.
Hal tesebut pun diutarakan orang tua Arbinta yakni M Ginting. Dilansir Penarakyat.com, sang ayah pelaku mengaku ingin menyerahkan anaknya untuk di proses hukum karena merasa lebih baik dan lebih aman jika proses hukumnya dijalani.
“Anak saya selalu dihantui dengan masalah lakalantas ini. Daripada DPO dan terus menerus buron, lebih baik menyerahkan diri dan menjalani saja hukumannya,” ungkap Ginting, pada awak media di Kantor Mapolsek
M Ginting juga mengaku sangat ingin menyerahkan anaknya ke Mapolsek guna dilakukan proses penyidikan selanjutnya pasca kejadian. Namun alasan faktor keamanan dan keselamatan anaknya dari amukan keluarga korban sehingga hal itu ditunda.
Kapolsek Pancur Batu Kompol Faidir Chaniago, didampingi Kanit Lantas membenarkan hal tersebut.
Mantan Kabag Sumda Polres Tanah Karo Sumatera Utara inipun berterimakasih pada keluarga pelaku atas kerjasamanya dalam proses penyerahan supir bus naas tersebut.
“Iya benar, pelaku sudah diserahkan oleh keluarganya tadi siang ke Polsek Pancur Batu untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya dan selanjutnya dilakukan pemeriksaan terhadap bersangkutan,”ucap Kapolsek pada awak media.
Diketahui sebelumnya jika insiden kecelakaan beberapa hari lalu itu terjadi di TKP tepatnya di Kecamatan Sibolangit, dimana sepeda motor bertabrakan dengan bus sehingga mengakibatkan beberapa korban baik penumpang maupun pengendara sepeda motor meninggal di tempat kejadian perkara.
Dari hasil penyelidikan, bahwa pada tanggal 14 Januari 2019 oleh unit lantas Polsek Pancur Batu memeriksa pemilik Mobil bus Intra dan bisa diketahui identitas pengemudi bus bernama Arbinta Ginting.
Kemudian pada Tanggal 15 Januari 2019 dilakukan pemeriksaan terhadap saksi yang tak lain para penumpang mobil bus dan diketahui kronologis kejadian sehingga disimpulkan insiden itu murni lakalantas.
“Saya cukup Apresiasi terhadap keluarga pelaku yang mau menyerahkan supir ke Mapolsek Pancur Batu guna dilakukan proses penyidikan terhadap kecelakaan beberapa hari yang lalu,” tandas Kapolsek Faidir.
