BATANGHARI – Retribusi dari salah pemasukan PAD terbesar Kabupaten Batanghari yakni dari Terminal Batanghari, tak mencapai target yang ditentukan oleh pemerintah setempat.
Hal ini disinyalir karena adanya pengerjaan penambahan rigid beton di terminal, yang mengakibatkan terminal sempat vakum selama 34 hari.
Hal ini di sampaikan langsung oleh Dwi Wasto Asmi, sebagai Kabid Lalu Lintas dan teryminal Dishub Batanghari.
“Ya, untuk tahun ini tak mencapai target yang ditentukan, karena kita satgnan selama 34 hari,” ujarnya saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (26/12)
Sementara itu Wasto sendiri enggan menyebutkan nominal pasti kekurangan PAD dari terminal
“Kalau untuk nominal pastinya saya kurang tahu, tapi untuk perhari ini sudah mencapai 86.33 % dari yang di tetapkan, yang artinya kita sudah mencapai angka 853 juta dari target 988 juta,” imbuhnya
Tak hanya itu saja, tak tercapainya PAD dari retribusi terminal ini juga di karenakan bencana alam seperti banjir dan juga musim penghujan yang turut mempengaruhi. (Ali Kucir)
