Sarolangun Seperti Bandung, Ini Keinginan Bupati

SAROLANGUN – Perbaikan pemerintahan dan sistem manajemen merupakan agenda penting dalam reformasi birokrasi yang sedang dijalankan oleh pemerintah saat ini, baik itu Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah.

Sistem manajemen pemerintahan diharapkan berfokus pada peningkatan akuntabilitas serta sekaligus peningkatan kinerja yang berorientasi pada hasil (outcome). Maka pemerintah telah menetapkan kebijakan untuk penerapan sistem pertanggungjawaban yang jelas dan teratur dan efektif yang disebut dengan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah.

Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah atau disingkat dengan SAKIP tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah yang mana didalamnya menyebutkan SAKIP merupakan rangkaian sistematik dari berbagai aktivitas, alat dan prosedur yang dirancang untuk tujuan penetapan dan pengukuran, pengumpulan data, pengklarifikasian, pengikhtisaran, dan pelaporan kinerja pada instansi pemerintah, dalam rangka pertanggungjawaban dan peningkatan kinerja instansi pemerintah.

Tujuan sistem SAKIP adalah untuk mendorong terciptanya akuntabilitas kinerja instansi pemerintah sebagai salah satu prasyarat untuk terciptanya pemerintah yang baik dan terpercaya. Sedangkan sasaran dari SAKIP yakni menjadikan instansi pemerintah yang akuntabel, sehingga dapat beroperasi secara efisien, efektif dan responsif terhadap aspirasi masyarakat dan lingkungannya.

Selain dari itu dapat juga terwujudnya transparansi instansi pemerintah serta
Terwujudnya partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan nasional sehingga terpeliharanya kepercayaan masyarakat kepada pemerintah.

Terkait dengan uraian diatas, Pemerintah Kabupaten Sarolangun mendatangi Pemerintahan Kota Bandung guna untuk menyerap aspirasi Sakip disini, kenapa di Bandung, memang Pemerintah Kota Bandung berhasil dalam menerapkan Sakip dipemerintahannya, sehingga terbukti Bandung memiliki nilai Great A.

Bupati Sarolangun H.Cek Endra kepada Sarolangun Independent mengatakan untuk merubah sistem Kemanualan menuju ke digital bukan suatu hal yang mudah, dan untuk menerapkan ini tentu butuh waktu yang panjang.

“Sakip merupakan suatu aplikasi yang bakal langsung berdampak pada anggaran, dan saya terus terang menginginkan perubahan ini terjadi di Sarolangun. Segera mungkin Sarolangun harus dapat aplikasi dan langsung diterapkan,” ungkap Bupati

Selain itu Bupati juga mengatakan, aplikasi Sakip ini sangat luar biasa, apa yang ada di Bandung ini akan segera diterapkan di Sarolangun.

“Kita terapkan di Sarolangun untuk sebuah perubahan suatu kinerja, sehingga dapat berdampak pada masyarakat sarolangun,” katanya

Untuk perubahan dalam pelayanan yang dilakukan terhadap masyarakat Sarolangun, bupati langsung hadir dalam pelatihan Sakip di Hotel Ibis Bandung di kawasan Alun-alun Kota Bandung.

“Perihal ini saya hadir langsung seperti apa tahapan tahapan, dan harus terlaksana di Sarolangun dalam waktu tidak terlalu lama. Saya harap mulai tahun depan Sakip ini sudah terlaksana dan ini sudah menjadi tekad saya,” tegasnya

Untuk diketahui, Kabupaten Sarolangun kini telah mendapat nilai Grade B terhadap Sakip, sebelumnya Grade Sarolangun C. Namun dengan tekad dan kerja keras yang dilakukan oleh Pemerintahan dibawa pimpinan Cek Endra, Grade Sarolangun meningkat.

“Jika berangggapan datang ke Bandung ini hanya ingin mendapat grade B saja, itu salah. kini jaman era digital sudah seharusnya kita lebih maju lagi dari sebelumnya, dan saya ingin Sarolangun seperti Bandung,” pungkasnya (Ajk)

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033