Mediasi Blokir Jalan Petaling Sempat Tegang

SUNGAI GELAM – Aksi penutupan jalan oleh warga Desa Petaling, Sabtu (21/04) kembali berlanjut. Mediasi blokir jalan Petaling yang di gelar, sempat berlangsung tegang. Ketegangan itu antara pemilik PT Prosympac Agro Lestari (PAL) dan warga.

Perwakilan perusahaan dari PT PAL dan PT Bahari Gembira Ria (BGR), Forum kepala desa dan anggota DPRD Muarojambi, Fathuri Rachman serta warga, duduk bersama.

Mediasi yang dibuka langsung Kepala Desa Petaling, Sumargi, awalnya berlangsung normal. Namun, ditengah aspirasi warga, sempat tegang.

“Pak Nata ini, semuanya di bilang gampang,” sergah warga, saat menyuarakan tuntutan penyiraman jalan.

Dewan turun mediasi warga blokir jalan bersama perwakilan perusahaan

Ketegangan tak berlangsung lama, usai tuntutan di tegaskan Martinus Nata terkait penyiraman.

Dalam pertemuan yang di gelar di pinggir jalan pemblokiran tersebut, di sepakati perbaikan jalan di lakukan PT PAL dengan menurunkan material. Sedangkan PT BGR, menurunkan alat berat.

Baca Juga : IMSG : Wajar Saja Warga Blokir Jalan Ke PT PAL

“PT PAL, tanpa di demo, kami siap memperbaiki jalan. Setiap hari, alat kita berjalan,” ungkap Nata.

Fathuri Rachman, anggota DPRD setempat, berharap solusi yang di sepakati, saling memberikan keuntungan.

“Karena jalan ini, kebutuhan bersama. Warga butuh, perusahaan juga. Mari bersama-sama,” bilangnya.

Baca Juga : Pertemuan Sempat Panas, PT PAL di sebut Musibah

Pantauan awak media, aksi penutupan jalan tersebut terus berlangsung usai pertemuan yang di hadiri perwakilan dari PT BGR, Afrizal. Warga akan membuka jalan, jika perbaikan sudah di lakukan.

“Jika tidak di turunkan material, kita tetap beraksi,” bilang Heri, salah satu warga.

Sekitar pukul 13.00 Wib, alat berat dari PT BGR sudah turun di lokasi. Material jalan, turun sekitar pukul 15.00 Wib.