Angkutan Batubara Masih Bandel, LMP Turun Ke Jalan

BATANGHARI – Polemik angkutan Batubara di kabupaten matanghari seakan tidak pernah usai. Setelah sebelumnya pada tanggal 2 maret 2018 telah didapat kesepakatan antara Aliansi Masyarakat Batanghari, Dinas Perhubungan, Kepolisian, dan Dinas terkait tentang tata cara pengangkutan Batubara melalui jalur darat, hari ini (12/03) Laskar Merah Putih Indonesia (LMP) Batanghari turun ke jalan melaksanakan aksi.

Aksi yang dilaksanakan oleh LMP ini, buntut dari kekecewaan kepada mobil angkutan batubara yang melanggar kesepakatan, yakni tentang waktu melintas.

Fauzan, selaku Ketua LMP Wilayah Kerja Batanghari mengatakan, bahwa harapan mereka dalam hal ini Dinas Perhubungan untuk tegas menindak angkutan Batubara yang melanggar kesepakatan.

“Kegiatan kami hari ini adalah meminta instasi terkait khususnya Dinas Perhubungan, agar dapat menegakkan kesepakati yang kita sepakati bersama pada tanggal 2 maret 2018 kemarin. Pasalnya, kesepakatan itu sudah tidak lagi diindahkan oleh angkutan batubara,” tegasnya.

Fauzan juga menyayangkan dinas perhubungan yang tidak tegas terhadap angkutan batubara yang melanggar kesepakatan.

“Kami sangat mengecam Dinas Perhubungan yang dalam hal ini, tidak pernah ada penunjukan atas apa yang sudah kita sepakati sebelumnya, karena spanduk dan selebaran sudah ada di Kabupaten Batanghari,” sambungnya.

Kesepakatan ini adalah angkutan batubara keluar dari stopel batubara pada pukul 18.00 Wib dan masuk kota Muara Bulian pada pukul 21:00 wib.

“Rencananya aksi ini akan berlangsung hingga tengah malam, sesuai dengan kesepakatan,” tutup Fauzan. (Ali Kucir)