Warganet Jambi Serbu IG ESDM, Menteri Diajak Cobain Kemacetan Batubara

BERITA VIRAL – Protes surat edaran dari Kementrian ESDM RI pada Gubernur Jambi, Warganet Jambi serbu IG ESDM. Menteri diajak tinggal di Jambi, agar merasakan kemacetan.

Sebagai informasi, Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI melayangkan surat edaran kepada Gubernur Jambi terkait pengoperasian lalu lintas angkutan batubara di Provinsi Jambi.

Surat edaran nomor T-169/MB.05/DJB.B/2024 terkait pengoperasian lalu lintas angkutan batubara ke Gubernur Jambi yang diterbitkan pada tanggal 25 Januari 2024 lalu

Usai aktivis Jambi protes SE tersebut, giliran ratusan warganet turun tangan. Mereka menyerbu akun instagram resmi milik Kementrian ESDM RI @esdm.

Menolak mobilisasi lalu lintas angkutan batubara dibuka kembali melewati jalan nasional di Provinsi Jambi tak lain lantaran dampaknya.

“MENTERI BESERTA JAJARAN BELUM PERNAH KENA MACET DI JAMBI YA, MAKANYA SURATNYA HANYA DIPERTIMBANGKAN… ATAU ADA MAIN BELAKANG ????,” tulis @baangcik di akun IG Kemen ESDM.

Hal senada juga disampaikan warganet lain salah satunya agar menteri merasakan bagaimana dampak kemacetan batubara, kecelakaan dan lainnya dari lalu lintas angkutan batubara.

“Kalo batu bara di Jambi sudah mulai jalan, tolong pak menteri ikut tinggal di jambi sekitar 1 minggu, tinggal di daerah mendalo ! Menteri juga boleh blusukan pak…tapi real blusukan, jangan pake media, jangan pake pengawalan…” tulis @me2dabutristan.

Jalan Khusus

Warganet juga menilai, bahwa surat yang dilayangkan Kementrian ESDM RI tersebut salah sasaran. Seharusnya pengusaha tambang batubara disurati, bukan ke Gubernur Jambi.

“Agak lain ni. Harusnya kirim surat ke pengusaha batubara buat percepatan jalan khusus, bukannya surat ke Gubernur, buat buka jalan nasional untuk lewat batubara,” tulis akun@sigitbudiansyah, Selasa (30/1/2024).

Baca Juga : Soal Angkutan Batubara, Sopir Travel Senang Campur Sedih

Tak hanya itu saja, warganet Jambi mengatakan bahwa kementrian ESDM RI lebih mementingkan pengusaha batubara dibandingkan dengan masyarakat Provinsi Jambi.

“Saya masyarakat umum Jambi, tidak setuju dengan batu bara jalan, disayangkan menteri ESDM sangat mementingkan pengusaha bara dibanding masyarakat umum. Menteri bela pengusaha bara,” sebut akun @rinaaldii.

Dampak ke Masyarakat

Warganet pun meminta agar Kementrian ESDM memikirkan keselamatan masyarakat Provinsi Jambi, karena angkutan batubara jalur darat kerap terjadinya kemacetan dan membahayakan masyarakat yang berkendara di jalan nasional di Provinsi Jambi.

“Cari solusi lain aja pak, asal jangan lewat jalan nasional. Macet karena mobil batubara dan pikirkan keselamatan warga Jambi, masyarakat yang merasakan dampaknya, jangan egois ya,” tulis akun instagram @tesa_anggia.

Baca Juga : Jalan Khusus Batu Bara dan Kontribusi Tanggung Jawab Sosial Pengusaha

Sebagai informasi, kementrian ESDM RI mendukung kebijakan Gubernur Jambi terkait penghentian mobilisasi angkutan batubara di jalan nasional untuk mempercepat para pengusaha pertambangan batubara menyelesaikan pembangunan jalan khusus angkutan batubara dan kelancaran pendistribusian logistik penyelenggaraan Pemilu 2024.

Namun dalam surat tersebut, Kementrian ESDM RI melihat dari sisi lain bahwa batubara menjadi komoditas penyokong keberlanjutan pasokan listrik bagi PLN untuk wilayah Sumatra.

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube