Truk Batubara Isi Minyak di Kota, Kadishub Jambi Angkat Bicara

BERITA JAMBI – Truk pengangkut batubara akhir-akhir ini, berduyun-duyun isi Bahan Bakar Minyak atau BBM di Kota Jambi. Hal ini, mendapat tanggapan dari Kepala Dinas Perhubungan Kota Jambi, Shaleh Ridho.

Kembali menjadi sorotan, truk batubara cukup jadi pembicaraan di masyarakat. Betapa tidak, selain beberapa waktu lalu mengalami kecelakaan di kawasan Lingkar Barat Jambi, yang juga mengakibatkan kemacetan panjang.

Belakangan kawasan perkotaan marak pemandangan antrean truk Batubara di beberapa SPBU Kota Jambi. Contohnya, SPBU Simpang Rimbo Jambi, SPBU Kuburan Cina hingga SPBU Nusa Indah.

Tak ayal, hal ini mendapat tanggapan dari Kadishub Kota Jambi Shaleh Ridho. Ridho mengatakan, sejauh ini pihaknya telah berkordinasi dengan PT Pertamina selaku pemasok BBM.

Dimana, Ia mempertanyakan soal ketersediaan solar, apakah tidak mencukupi kebutuhan truk batubara.

“Kita sudah telpon pihak Pertamina, pasokan solar itu normal. Nah, memang aktivitas truk lebih padat begitu. Di satu sisi, dari SPBU ketika muatan kosong, itu diperbolehkan,” ungkap Kadishub.

Baca Juga : Duit Pijak Gas Bikin Angkutan Batubara Makin Marak, Apa Hasilnya?

Lebih lanjut, Kadishub juga membenarkan, saat ini truk pengangkut batubara kesulitan mendapatkan BBM di luar Kota Jambi. Sehingga, sebagian kendaraan roda enam tersebut memasuki kawasan perkotaan.

Atas hal itu, Ia mendorong PT Pertamina untuk melakukan evaluasi, terkait mengurai antrean tersebut.

“Makanya, tadi sayang bilang (Pertamina, red.) perlu ada evaluasilah, terkait jalur lintas ini seperti apa. Apakah pasokannya, perlu ditambah kuota begitu. Karena, angkutan barang semakin hari, tentu semakin bertambah dan persoalan ini terus terjadi,” tambahnya, Jumat (10/09/2021) melalui telepon seluler.

SPBU Atur Antrean

Selain menunggu tindak lanjut dari PT Pertamina, sejauh ini Dinas Perhubungan Kota Jambi telah berkordinasi dengan beberapa SPBU.

Hal itu bertujuan, agar para pengusaha SPBU dapat mengambil langkah sementara, untuk mengurai kemacetan dari truk batubara yang isi minyak di Kota Jambi.

“Pegawai SPBU, harus mengatur antrean itu. Misal, terjadi kemacetan mereka harus arahkan ke tempat lain, ataukah ngetem dulu sementara. Karena begini, SPBU dalam kota itu memiliki lahan terbatas, berbeda dengan di jalan lintas,” tukasnya.

Baca Juga : Jembatan Aurduri II Retak, Dewan Minta PU Segera Perbaiki

Terakhir, Ridho beranggapan tingginya mobilitas truk pengangkut batubara akhir-akhir ini, disinyalir oleh tingginya permintaan dan nilai jual batubara.

“Karena memang, mungkin karena harga batubara yang lagi bagus. Kemudian, permintaan batubara juga sedang tinggi.” tutupnya. (Tr01)

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube