Sertifikat Tak Tuntas, BPN Batanghari Digeruduk Warga

BATANGHARI – LSM Koalisi Masyarakat Peduli Jambi (Kompej), Selasa (7/1/2020) melakukan demo didepan kantor Badan Pertanahan Nasional, Kabupaten Batanghari. Aksi tersebut, terkait pengurusan sertifikat yang tak kunjung tuntas.

Ketua LSM Kompej Yose Rizal mengatakan kedatangan mereka disini bersama Aliansi LSM Batanghari beserta masyarakat meminta kepada BPN Batanghari agar dapat segera menerbitkan sertifikat kepemilikan sebidang tanah atas nama Rudi Saptono.

Tanah yang berlokasi di Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Muara Tembesi yang sudah diajukan permohonannya semenjak Februari tahun 2016.

Selain itu, pendemo juga meminta kepada pihak BPN untuk membatalkan penerbitan sertifikat SHM Nomor 1178 a/n Tjim Kok Tjing yang diterbitkan.

“Kami atas nama LSM Kompej dan Aliansi LSM Batanghari beserta beberapa masyarakat Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Muara Tembesi meminta agar sertifikat kepemilikan sebidang tanah a/n Rudi Saptono segera ditertibkan karena permohonan pengajuannya sudah sejak tahun 2016 dan sampai sekarang tidak selesai, ada apa??” papar Bang Yos.

“Kantor BPN/ATR Kabupaten Batanghari sebagai institusi/Lembaga pelayanan publik di bidang pertanahan agar dapat bekerjalah dengan tupoksi sesuai dengan aturan yang berlaku,” tambahnya.

Sementara sertifikat atas nama Tjim Kok Tjing bisa diterbitkan oleh pihak BPN Batanghari. Padahal, mereka menyebutkan, objek tanah ini tidak jelas.

“Untuk itu kami minta agar BPN meninjau kembali penerbitan sertifikat SHM Nomor 1178 milik Tjim Kok Tjing ini,” tandas bang Yos.

Menanggapi permasalahan ini Kepala Kantor BPN Batanghari Ade Juhari, S.IP, M.M menyimpulkan bahwa persoalan ini segera akan diselesaikan dengan cara melaksanakan pertemuan kembali dengan para pihak yang terkait.

“Dalam penyelesaian masalah ini kita akan undang kembali para pihak yang terkait pada hari Rabu tanggal 15 Januari 2020,” tutup Kepala BPN.

Sementara Rudi Saptono kepada Dinamikajambi.com menyampaikan agar pihak BPN segera menerbitkan sertifikatnya yang telah diajukan sejak tahun 2016.

“Saya minta agar pihak ATR/BPN segera menerbitkan sertifikat kepemilikan atas nama saya,” tegas Rudi Saptono.

(Ali kucir)

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube