Proyek Masjid Jadi Ladang Korupsi? Mantan Sekda Sumsel Diperiksa Jaksa

NASIONAL–  Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Sumatera Selatan (Sumsel), Mukti Sulaiman diperiksa Jaksa Penyidik Pidana Khusus, sebagai saksi terhadap enam tersangka. Di mana yang dugaan korupsi Masjid Raya Sriwijaya, di Rutan Klas I Palembang.

Kepala Seksi Penerangan dan Hukum (Penkum) Kejaksaan Tinggi Sumsel, Khaidirman mengatakan, mantan Sekda Sumsel tersebut di periksa Jaksa bersama saksi lainnya, yakni mantan Ketua Panitia Pembangunan Masjid Sriwijaya, Eddy Hermanto.

Baca juga : Lagi, Lakalantas di Muaro Jambi, Mahasiswa Tergeletak di Pinggir Jalan Usai Di lindas Fuso

Selain itu, di ketahui juga bahwa Mukti Sulaiman dan Eddy Hermanto di periksa sebagai saksi, atas tersangka yang kini masih tahap penyidikan di Kejati Sumsel. Di antaranya mantan Gubernur Sumsel, Alex Noerdi, mantan Bendahara Yayasan Wakaf Masjid Sriwijaya, Midai Madang. Lalu mantan Kepala BPKAD Sumsel, Laonma PL Tobing, mantan Asisten Kesra Pemprov Sumsel yang juga Sekretaris Panitia Pembangunan Masjid Sriwijaya.

Kemudian  Akhmad Najib, Kabid Anggaran BPKAD yang juga Sekretaris Tim Anggaran Pemerintah Daerah Sumsel, Agustinus Antoni dan Tim Leader Pengawas PT Indah Karya, Loka Sangganegara.

“Selain memeriksa dua terdakwa tadi, Jaksa Penyidik juga memeriksa terdakwa Syarifudin MF (Ketua Panitia Divisi Lelang Pembangunan Masjid Sriwijaya, Syarifudin MF. Project Manager PT Brantas Abipraya-PT Yodya Karya, Yudi Arminto dan Kuasa KSO PT Brantas Abipraya-PT Yodya Karya. Lalu Dwi Kridayani. Jadi ada lima terdakwa yang di periksa di Rutan Pakjo Palembang,” ujarnya, Kamis (4/11/2021).

Berita lain : Kabar Gembira Bagi Warga Jambi, Syarat Wajib PCR Penerbangan Dihapus

Menurut Khaidirman, pemeriksaan para terdakwa tersebut di lakukan untuk melengkapi berkas penyidikan enam tersangka. Termasuk salah satunya mantan Gubernur Sumsel dua periode, Alex Noerdin.

“Dalam melengkapi berkas penyidikan enam tersangka pada perkara ini, nantinya saksi-saksi juga tetap di lakukan pemeriksaan,” jelasnya.

 

Sumber : Sindonews.com

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube