Ngeri, Oknum Anggota DPRD Terlibat Dalam Pembantaian 2 Petani Tebu?

NASIONAL – Salah seorang anggota DPRD Kabupaten Indramayu berinisial T, ikut di tangkap dalam pengepungan markas LSM FKAMIS (Forum Komunikasi Masyarakat Indramayu Selatan), di duga terlibat dalam pembantaian 2 petani tebu belum lama ini.

Sebelumnya, Polres Indramayu terus mengungkap tewasnya dua petani tebu di Kabupaten Majalengka, yang di serang sekelompok orang Senin kemarin. Tepatnya di lahan tebu PT Pabrik Gula Rajawali, yang berada di perbatasan antara Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Majalengka.

Baca juga : 15 Kasus Kejahatan Kendraan di Muaro Jambi Sejak April Lalu, 16 Pelaku Diamankan

Salah seorang anggota DPRD Kabupaten Indramayu berinisial T, ikut di tangkap dalam pengepungan markas LSM FKAMIS (Forum Komunikasi Masyarakat Indramayu Selatan) di Desa Amis, Kecamatan Cikedung Kabupaten Indramayu, Senin 6 Oktober 2021 kemarin sore.

Bersama sejumlah orang lainnya, T di amankan atas dugaan keterlibatan pembantaian 2 petani tebu, asal Kabupaten Majalengka yang tewas di petak HGU PG Jatitujuh Desa Kerticala, Kecamatan Tukdana Kabupaten Indramayu.

Saat di mintai konfirmasi, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Indramayu, Sri Budiharjo Herman, hanya memberikan jawaban singkat.

“Bsk (besok),” kata Budi melalui pesan singkat, Selasa siang.

T di tangkap atas dugaan keterlibatan pembantaian dua petani penggarap tebu, di Desa Sukamulya Kecamatan Tukdana Kabupaten Indramayu, Senin 4 Oktober 2021.

Selanjutnya, T di amankan bersama sejumlah orang lainnya yang di sebut sebagai pentolan kelompok FKAMIS. Mereka di tangkap dalam sebuah pengepungan di sebuah rumah ,yang di jadikan markas FKAMIS tersebut.

Kapolres Indramayu AKBP M Lukman Syarif dan Dandim 0616 Letkol Inf Teguh Wibowo, memimpin langsung penangkapan tersebut.

Sejumlah pimpinan FKAMIS tak berkutik ketika seluruh bangunan, telah di kepung polisi dan TNI bersenjata lengkap.

“Ini tentang nyawa manusia,harus di lakukan tindakan hukum. Petani itu saudara kita, harus di lindungi,” ungkap Lukman.

Di beritakan sebelumnya, dua orang petani penggarap lahan tebu milik Pabrik Gula Jatitujuh tewas di serang sekelompok orang yang di duga dari FKAMIS. Yakni di salah satu petak kebun tebu Desa Kerticala Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, Senin 4 Oktober 2021 siang.

Dua petani mitra PG Jatitujuh itu, adalah Suenda alias Buyut dan Yayat. Suenda di ketahui warga Desa Sumber Kulon dan Yayat, warga Desa Jatiraga, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka.

 

Sumber : Pojoksatu.id

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube