SUMBAR – Direktur RSUD Kol Abundjani, dr H Irwan Kurniawan bantah ambulans kecelakaan di Sijunjung, Sumatera Barat bukan milik mereka.
Sebelumnya beredar, Ambulans dari Merangin tabrak truk di Sijunjung, Rabu (28/1/2026) dinihari. 5 korban dibawa ke rumah sakit akibat peristiwa itu.
“Tolong dikonfirmasi, ambulans itu bukan milik rumah sakit umum,” kata Irwan, Kamis (29/1/2025) siang.
Baca Juga : Bawa Pasien, Ambulans dari Merangin Tabrak Truk di Sijunjung
Lanjut Irwan, armada RSUD Kol Abundjani tidak ada yang mengalami kecelakaan setelah Ia mengkonfirmasi jajarannya.
“Memang kita punya ambulans Hi-Ace, tapi tidak ada kecelakaan. Itu tidak benar. Ambulans kami baik-baik saja,” jelasnya lagi.
Kecelakaan di Sijunjung
Sebuah ambulans menabrak truk di jalan lintas Sumatera di Jorong Koto Baru, Nagari Timbulun, Kecamatan Tanjung Gadang, Sijunjung, pada Rabu (28/1/2026) pukul 4.00 WIB.
Melansir Sumbarkita, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Sijunjung, Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata, mengatakan bahwa ambulans tersebut ialah Toyota Hiace itu bernomor polisi BH 7022 FI.
Ia menginformasikan bahwa ambulans itu dikemudikan oleh Rendi Maisyap Eka Putra (32 tahun). Ia membawa pasien bernama Azizah (56 tahun), dan kerabat pasien, yaitu Ayu Permata Sari (23 tahun), Jabir (51 tahun), dan Nofia Safira (27 tahun). Sementara itu, truk tersebut ialah Hino bernomor polisi BA 8645 HA. Zulfa Efrizal adalah sopir yang membawanya.
“Ambulans tersebut milik RSUD Bangko, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi. Ambulans itu datang dari Bangko hendak mengantarkan pasien ke Rumah Sakit Unand di Padang,” ujar Agung.

