Di Era Globalisasi, Apakah Pendidikan Masa Depan Akan Lepas Dari Internet

OPINI– Di era gempuran kemajuan teknologi saat ini, timbul sebuah pertanyaan yang tentunya banyak sekali terpikirkan dalam benak banyak orang. Apakah pendidikan masa depan tidak akan bisa lepas dari peran internet?

Ini adalah pertanyaan yang cukup sederhana, tetapi ini membutuhkan jawaban yang tepat dan juga komperhensif. Seperti di ketahui bahwa era saat ini adalah era “Cyberspace” era yang sangat luar biasa untuk dunia maya. Terdapat beberapa poin penting yang terdapat dalam “Cyberspace” ini, “Cyberspace ini ibaratkan sebuah wadah dan isi di dalam wadah ini meliputi beberapa hal yang sangat luar biasa. Apa saja itu?

Baca juga : Pasca Ledakan Bom di Polsek Astana Anyar, Polda Jambi Perketat Penjagaan

Yang pertama adalah “Internet of Things” atau yang biasa di singkat dengan IOT, dari bahasanya saja kita sudah mengetahui bahwa segalanya serba internet. Biasanya IOT ini muncul dalam bentuk aplikasi-aplikasi yang dapat di gunakan di semua benda. “Internet of Things” ini khusus di dunia pendidikan, terkenal dengan sebutan E-Learning dan ini yang sangat mendominasi saat ini, mulai dari kampus-kampus ternama di seluruh dunia di tambah lagi dengan adanya Covid-19. Pandemi yang terjadi  dua tahun lalu, pembelajaran online E-Learning ini sangat mendominasi.

E-Learning sendiri memiliki banyak sekali jenisnya, salah satu contoh apabila berkaitan dengan buku E-learning ini bernama E-Book, ada juga E-Library dan ada juga E-Modul. Jangan sampai generasi saat ini dalam menempuh pendidikan tidak familiar dengan E-Learning, jika ini terjadi maka generasi saat ini akan tertinggal.

E-learning yang umum di jumpai atau saat ini sering kita gunakan yaitu sebuah aplikasi seperti Zoom, Google meet baik itu dijadikan tempat belajar dari rumah maupun tempat bekerja dari rumah yang membuat kita telah familiar dengan aplikasi ini. Dari sebuah data yang di kumpulkan, di seluruh dunia ratusan E- muncul di setiap bulannya, mulai dari berbagai jenis nama aplikasi.

Yang kedua adalah “ Cyber Physical System”, di mana semua yang di kerjakan oleh manusia sudah di gantikan oleh cyber. Misalnya dulu ketika kita pergi ke mall pasti di tempat parker kendaran manusia yang bekerja, namun saat ini sudah di gantikan oleh palang pintu otomatis. Ketika ini kita hubungkan dalam dunia pendidikan, kita semua jangan terkejut apabila guru yang saat ini mengajar kita kemungkinan akan di gantikan oleh “Hologram Teacher” berupa Cyber.

Guru Berikan Pelajaran Secara Paralel

Jadi seorang guru, dapat memberikan pelajaran secara paralel ke banyak kelas dalam waktu yanga bersamaan, tetapi yang hadir bukan sosok gurunya tetapi yang hadir hanya sebuah hologram. Kondisi saat ini yang di alami oleh generasi kita dalam dunia pendidikan.

Dan yang terakhir ialah “Artificial Intelligence” atau biasa kita kenal dengan robot. Kita melihat di kampus-kampus ternama saat ini yang memberikan kuliah kepada mahasiswanya, itu bukan lagi manusia melainkan sebuah robot. Dosen utamanya atau guru utamanya ialah robot, sedangkan manusia yang seharusnya menjadi guru justru menjadi asistennya saja. Dan fenomena ini tidak hanya terjadi di kampus mulai dari tingkat sekolah dasar, hingga di bangku sekolah menengah atas pengajarnya adalah sebuah robot.

Seperti ini lah kaitan antara era internet atau “Cyberspace” dengan era dunia pendidikan kedepan dan di yakini bahwa akan terus tercipta sebuah penemuan-penemuan baru, yang bermanfaat untuk kemajuan dunia pendidikan. Baik guru ataupun kita sebagai generasi muda, di haruskan untuk dapat beradaptasi dan mengikuti perkembangan dunia pendidikan yang sangat cepat ini. Apakah Pendidikan di masa depan akan lepas dari internet?

Penulis : Fitri Silaban (Mahasiswa Jurusan Kehutanan-Unja)

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033