Gubernur Jambi Gagas Kawasan Ekonomi Sentusa, Fraksi PKB: Ingin Interupsi, Tapi Waktu

BERITA JAMBI – Pidato Pertama Gubernur Jambi, pasca dilantik Presiden RI resmi di bacakan pada Rapat Paripurna DPRD, soal rencana kawasan Ekonomi Sentusa (Sengeti, Tungkal, Sabak). Hal ini mendapat tanggapan dari Fraksi PKB.

Usai di lantik Presiden RI pada Rabu (07/07/2021) lalu, Gubernur Jambi 2021-2024 bacakan Pidato Pertama pada Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jambi, Jumat (09/07/2021).

Baca juga : Welcome To Gubernur Baru, Ketua REPDEM Jambi Ingatkan Pemulihan Ekonomi Covid-19

Di hadapan para Anggota Dewan beserta Kepala Daerah yang turut hadir, Al Haris sang Gubernur Jambi sebut bakal maksimalkan kawasan ekonomi ‘Sentusa’. Lantas, apa yang dimaksud dengan Sentusa?

Hebat, ternyata jauh-jauh hari, Gubernur yang memiliki slogan Jambi Mantap itu telah memikirkan potensi ekonomi 3 daerah. Yakni, Sengeti Tungkal dan Sabak, bahkan di beri nama Sentusa.

Di tengah Kepala Daerah yang hadir, Haris mengatakan ketiga daerah tersebut terkesan timpang. Kok bisa?

Dalam pandangan, Bupati Merangin 2 Periode ini, mobilitas Masyarakat Jambi tampaknya lebih condong ke Ibukota Provinsi.

Maka dari itu, guna menarik konsentrasi masyarakat untuk hijrah ke Kabupaten. Tak ayal, Ia berencana akan gagas Kawasan Ekonomi Sentusa, dengan memberdayakan sektor industri dan kemaritiman.

“Maka saya kira, Muaro Jambi bisa menjadi penyangga. Termasuk nanti, saya akan membangun Kampus Maritim di 3 wilayah itu. Supaya, Tanjab Timur hidup, karena ada laut disitu. Maka, Sentusa itu perlu,” ungkap Gubernur.

Tanggapan Fraksi PKB

Di tempat berbeda, usai mengikuti Rapat Paripurna hal ini mendapat tanggapan dari Kemas Alfarabi, Anggota DPRD Provinsi Jambi Fraksi PKB.

Sebagai Partai Pengusung pada Pilgub lalu, tentu Kemas Alfarabi mengapresiasi dan mendukung program kerja Gubernur dan Wakil Gubernur selama 3 tahun kedepan.

Di samping mengapresiasi paparan visi-misi pada Pidato Pertama Alharis. Ternyata, setelah mencermati Pidato pertama itu, Pria yang akrab di sapa Bang Al ini memiliki catatan tersendiri.

Tak ayal, Ia menyebutkan visi-misi Gubernur itu memiliki hal yang luput dari perhatian. Dimulai dari paparan rencana Kawasan Ekonomi Sentusa hingga pendirian Kampus Maritim itu.

Ia menyayangkan, tak sekalipun Alharis menyinggung soal rencana pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Provinsi Jambi.

“Dari fakta itu, Jambi yang memang belum ada sama sekali, berjalan di tempat kan. Sementara, dari 8 Provinsi di Sumatera, hanya Jambi yang belum tersentuh Jalan tol,” ungkap Kemas.

Pengen Interupsi Tapi Persoalan Waktu

Padahal, menurut Politisi PKB ini, infrastruktur Tol itu berkaitan dengan berjalannya Visi-Misi Jambi Mantap. Di tambah lagi, hal itu adalah program prioritas Presiden RI, Ir Joko Widodo.

“Kita apresiasilah rencana beliau di 3 Kabupaten tadi. Tapi, alangkah lebih baik, karena hanya 3 tahun masa jabatan. Seharusnya, beliau singgung tadi, sudah sampai mana perkembangannya. Supaya sejalan, dengan visi-misi Presiden atau Pemerintah Pusat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Dewan Dapil Kota Jambi ini juga mempertanyakan soal keselarasan rencana Ekonomi Sentusa dengan Proyek Tol Trans Sumatera.

Dimana, bilangnya, penggabungan jalur Pelabuhan Ujung Jabung hingga Kawasan Industri Kemingking Muaro Jambi, tidak sinkron dengan rencana jalur Tol Trans Sumatera yang dicanangkan Pemerintah Pusat.

Lihat juga video : Saling Lempar Gas Air Mata, Demo di Jambi Ricuh

Tak tanggung-tanggung, Dewan yang juga terkenal Pengusaha Gedung Putih Grand Kemas ini, sempat ingin lakukan interupsi guna berdiskusi soal pemaparan tersebut.

“Nah, saya belum puas tadi. Tapi, tadi tidak bisa interupsi karena waktu singkat. Padahal, menurut hemat saya, belum disinggung. Karena, hal itu prioritas Bapak Presiden.” tutupnya. (Tr01)

 

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033