BERITA JAMBI – Penuhi janji untuk bertemu dan melakukan diskusi dengan masyarakat, dan Pertamina Aset 1. HBA di buat kecewa dengan Pertamina, hingga sebut bakal bersurat kepada Gubernur dan Bupati.
Sebelumnya, Hasan Basri Agus (HBA) dalam fungsinya sebagai anggota DPR/MPR, Sabtu (26/12/2020) melakukan ASMAS (Aspirasi Masyarakat) ke 3 Desa di Kabupaten Muaro Jambi.
Baca juga : Sempat Dihentikan, Ini Perkembangan Polemik Pengeboran Minyak di Muaro Jambi
Tiga desa tersebut yakni, Desa Kebon 9, Talang Kerinci dan Talang Belido.
Selanjutnya, dalam ASMAS tersebut ada beberapa agenda yang sengaja beliau datangi di sana. Namun yang paling urgen menurutnya, adalah meninjau dan berdiskusi dengan masyarakat Desa Talang Belido. Khususnya Dusun Sungai Serandi.
Selain itu, beberapa hari lalu HBA juga di datangi beberapa Tokoh Masyarakat, dan Humas Pertamina Aset 1 Jambi, di kediamannya. Tepatnya, di kawasan di Lorong H Ibrahim Rawasari Kota Jambi.
Kedatangan Tokoh Masyarakat dan Pertamina ini, yakni terkait persoalan missed komunikasi antara warga 2 desa di Muaro Jambi. Yakni Talang Belido dan Talang Kerinci, dengan pihak Pertamina Aset 1. Di mana, mereka berencana menambah titik bor migasnya, di dusun ini.
“Saya menerima info bahwa pertamina sudah 41 tahun beroperasional di sana, dan berhasil. Tapi pihak pertamina terkesan cuek, dan mengabaikan hak-hak warga sekitar. Terutama di bisang infrastruktur dan CSR, yang sudah menjadi hak warga terdampak.” jelasnya.
Selanjutnya, Ia menambahkan bahwa soal CSR itu sudah ada aturan dan undang-undangnya. Namun di sayangkan, bilangnya malah timbul problem.
HBA Pun Di Buat Kecewa
Tak ayal, HBA pun kecewa dengan sikap Pertamina yang di nilainya terkesan, tidak memperhatikan masyarakat terdampak setempat.
“Makanya saya turun melihat, dan sudah berjanji juga dengan warga aparat Desa, serta pihak pertamina,” ungkapnya.
Ia pun di buat kecewa, dengan ketidakhadiran pihak pertamina saya kunjungannya tersebut.
“Jadi diskusinya ya tidak komplit, ini preseden buruk sebenarnya kalo selevel saya saja yang sudah janji kunjungan dan bertemu di lapangan, mereka ingkar. Apalagi lagi kalau dengan masyarakat,” tegasnya.
Dengan demikian, ia pun minta hal Ini perlu evaluasi. Mengingat ini oknum managemenya, atau emang dari atasnya yang tidak peduli terhadap masyarakat.
Lihat Video : Maria Magdalena, Anggota DPRD Kota Jambi 3 Periode
“Migas ini memang bukan komisi saya, tapi Jambi Dapil saya. Apapun yang menjadi keluhan warga, wajib saya respon dan carikam solusinya. Dan kebetulan saya satu-satunya anggota DPR RI, yang merangkap anggota MPR RI,” paparnya.
Di mana, masih kata HBA bahwa ada tugasnya yang harus di lakukan terhadap masyarakat.
Tak tanggung-tanggung, mantan Gubernur Jambi itu akan menindaklanjuti masalah tersebut, ke DPR RI sesuai komisinya.
“Jika perlu nanti kami akan panggil pimpinan Pertaminanya. Ini tidak bisa di biarkan begini, nanti berlarut-larut malah timbul konflik horizontal. Selain itu, yang demikian juga tidak baik, apa lagi dalam kondisi pandemi begini,” tuturnya.
Lihat juga video : Bupati bilang sudah, BPBD Sebut Nunggak honor posko Covid-19 di Merangin
Bukan cuma itu saja, Ia juga bakal surati Gubernur serta Pemda Muaro Jambi, dalam menyelesaikan perkara tersebut.
“Saya juga akan bersurat kepada Gubernur Jambi, Bupati Muaro Jambi. Juga nanti akan saya telpon, agar porsi DBH migas di prioritaskan di daerah penghasil. Jangan masalahnya saja yang mereka dapat, tapi ada imbas positif juga mereka dapat di tanya,” tukasnya. (Red)
