JAMBI – Mundurnya Dodi Irawan dari jabatan kepala dinas Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat (PUPR) menambah deretan pejabat eselon ll yang mundur dalam kabinet Jambi Tuntas yang diusung oleh duet Zumi Zola – Fachrori Umar
Gubernur Jambi, H Zumi Zola mengatakan bahwa dirinya menghormati keputusan yang diambil oleh Dodi Irawan mundur dari jabatan tersebut.
Menurut orang nomor satu di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah ini, mundurnya Dodi dari jabatan struktural tersebut dikarenakan Dodi merasa tidak mampu menjalankan tugas sepenuhnya.
Berita Lain : Rombak Mobil Dinas Untuk Perpustakaan Keliling, Ini Target Satlantas
“Mungkin kata lainnya adalah saya tidak bisa melakukan ini secara maksimal. Saya hargai itu,” kata Zola saat dijumpai awak media usai Rakor dengan camat se-Provinsi Jambi, Selasa (29/8) sore.
Berita Sebelumnya : Arpan Dipilih Gubernur Pimpin PUPR, Wakil Ketua DPRD Bilang Begini
Dikatakan Gubernur, Dinas PUPR merupakan dinas yang sangat vital dan anggarannya juga sangat besar yakni mencapai 60 persen dari total seluruh anggaran yang mayoritas untuk pembangunan infrastruktur untuk itu Zola tidak menampik jika tekanan bagi yang menduduki jabatan tersebut sangat besar.
“Jadi sebelum mengatakan ingin menjadi eselon ll pikir-pikir dulu karna tantangannya sangat besar,” ungkap Zola. (Tem).
