Warga Teriak Histeris, Melihat Bocah 13 Tahun Tewas Ditabrak Kereta Api

VIRAL – Teriakan warga yang dapat menyelamatkan nyawa bocah 13 tahun, yang tewas ditabrak kereta api pada Senin (12/10/2020) malam.

Masyarakat sekitar lokasi, yang berteriak histeris itu pun hanya bisa menyaksikan tragedi maut, bocah yang lagi tiduran di rel itu hingga tewas ditabrak kereta api.

Baca juga ; Demo UU Cipta Kerja, Buruh di Jambi Desak Copot Kadis

Kepalanya yang pecah, dan pergelangan tangannya putus hingga alami luka-luka, tampaknya sudah menjadi alasan dibalik meninggalnya bocah tersebut.

Atas kejadian itu, Polisi pun sudah ke lokasi dan mengevaluasi kuasa mayat korban, lalu dibawa ke rumah sakit setempat.

Seperti diketahui, seorang warga berinisial KS (13) warga Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara tewas ditabrak kereta api.

Peristiwa terjadi di perlintasan rel kereta api di Jalan Soekarno-Hatta kilometer 19, Kelurahan Sambi Rejo Kecamatan Binjai Timur, pada Senin (12/10/2020) malam.

Informasi yang dihimpun dari warga, korban sudah tiga hari berada di perlintasan. Saat itu korban sedang tidur-tiduran di rel, sehingga tidak mengetahui adanya kereta api yang melintas.

“Saat kereta api melintas masyarakat sekitar berteriak histeris, melihat seorang anak laki-laki tertabrak kereta api,” kata Kasubag Humas Polres Binjai AKP Siswanto Ginting, Selasa (13/10/2020) dilansir Suara.com.

Masyarakat melapor ke penjaga plang kereta api, dan diteruskan ke Polsek Binjai Timur.

Petugas Polsek Binjai Timur turun ke lokasi, dan membawa korban ke RSU Djoelham, untuk kepentingan Visum Et Revertum.

Korban meninggal dunia dengan mengalami luka di bagian kepala pecah, pergelangan putus luka-luka, di bagian muka dan badan.

Keluarga korban yang mengetahui kejadian itu, langsung mendatangi rumah sakit tersebut.

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033

You cannot copy content of this page