Bantu Evakuasi Warga Kebanjiran, Gubernur Batal Sahur

KOTA JAMBI – Gubernur Jambi, Zumi Zola sepertinya merelakan tak sahur di puasa yang ke 18 demi melihat kondisi masyarakat yang mengalami musibah banjir di Rt 56 perumahan Kembar Lestari 2 Jalan Pattimura, Kelurahan Kenali Besar Kecamatan Alam Barajo Kota Jambi Rabu (14/6) dini hari.

Tak hanya itu, Gubernur membatalkan agenda sahur yang sedianya digelar di Klenteng Koni bersama Ibu Sinta Nuryah Abdurrahman Wahid, istri mantan Presiden RI

Dalam agenda tersebut, Zola yang di dampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jambi, Asisten III Setda Provinsi Jambi, Kepala BNPB, membantu mengevakuasi warga yang yang terjebak banjir dengan menggunakan perahu karet.

Hasil pantauan dinamikajambi.com dilokasi banjir, Zola beserta petugas dan awak media yang ikut turun dalam proses pengevakuasian, sempat turun kedalam genang air yang cukup deras dan dalam. Pasalnya perahu karet yang memiliki kapasitas terbatas tidak dapat mengangkut warga.

Dikatakan Zola usai melakukan evakuasi, dalam evakuasi yang dilakukan, satu balita yang ikut terjebak banjir bersama orang tuanya, dan saat ini telah kita evakuasi ke salah satu rumah warga yang dinilai aman untuk kondisi saat ini.

“Kita tadi langsung kerumahnya serta langsung berusaha mengevakuasi dan alhamdulillah saat ini mereka berada dirumah warga yang kondisi rumahnya lebih tinggi,” katanya.

Lanjut Zola, dirinya juga meminta kepada ketua RT setempat agar dapat mendata warganya yang terendam banjir. Berdasarkan keterangan dari warga, ada sebanyak 400 Kepala Keluarga (KK) yang mengalami dampak banjir tersebut.

Dan, dirinya berjanji untuk saat ini akan membantu dalam bentuk pengobatan bagi warga yang sakit akibat banjir itu, Selain itu dirinya meminta kepada Ketua RT setempat untuk dapat mendata warga serta apa yang dibutuhkan warga.

“Nanti kita juga akan koordinasi dengan PemKot untuk dapat ikut membantu,” ujarnya.

Zola juga menghimbau kepada Masyarakat Jambi, untuk tidak membuang sampah di sungai, karena akan menghambat aliran sungai, dan dapat mengakibatkan banjir.(Wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *