JAMBI – Aksara Dara Research Center (ADRC) Jambi menggelar Ekspos Hasil Survei bursa kandidat Gubernur Jambi Tahap ke I, di Kantor ADRC, Perum Taman Adipura Indah, Blok C No. 20, Pal V Kota Baru Jambi, Kamis (30/01/2020).
Dalam hasil survei tahan I ADRC ini, nama Syarif Fasha menjadi toko yang memiliki tingkat popularitas, dan elektabilitas paling tinggi dibandingkan yang lainnya.
Disampaikan oleh Ketua ADRC, Dr. Sofyan dalam survei ini ada 20 nama bakal calon kandidat, yang terpantau elektabilitasnya dalam Pilkada Gubernur Jambi mendatang.
Selain itu, waktu dimulai survei tersebut yakni dari tanggal 15 November 2019 hingga 15 Januari 2020.
Adapun nama-nama tersebut yakni, hanya diambil 6 tokoh, diantaranya yakni Syarif Fasha, Fachrori Umar, H. Cek Endra, Al Haris, Asyafri Jaya Bakri, dan Hasan Basri Agus (HBA).
Baca juga : Hadapi Pilkada 2020, KPU Bidik Sosialisasi ke Emak-Emak
Dari ke 6 tokoh tersebut, terpantau urutan tingkat popularitasnya tertinggi, yakni sebagai berikut ;
1. Syarif Fasha mencapai 24, 21 persen.
2. HBA (18,62 persen)
3. Al Haris (17,28 persen)
4. H. Cek Endra (8,76 persen)
5. Fachrori Umar (4,27 persen)
6. Asyafri Jaya Bakri (4,06 persen)
Sementara, jika dibandingkan antara popularitas dengan elektabilitas 6 tokoh tersebut yakni sebagai berikut ;
- Syarif Fasha popularitas 24, 21 persen dan elektabilitas 26, 74 persen.
- HBA popularitas 18,62 persen dan elektabilitas 16, 64 persen.
- Al Haris popularitas 17,28 persen dan elektabilitas 18,07 persen.
- H. Cek Endra popularitas 8,76 persen dan elektabilitas 8,39 persen.
- Fachrori Umar popularitas 4,27 persen dan elektabilitas 3, 17 persen.
- Asyafri Jaya Bakri popularitas 4,06 persen dan elektabilitas 2,50 persen.
Lokasi survei yang dilakukan ini yakni dari 11 Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Jambi, melalui penyebaran angket kepada masyarakat, dan penarikan sampel.
Dijelaskan, penyebaran angketnya sendiri yakni secara online, melalui Lembaga Survei ADRS dan petugas sampel yang turun langsung ke lapangan.
Selanjutnya, untuk penarikan sampel nya dilakukan secara acak.
Untuk diketahui, beberapa anggota tim peneliti ADRC ini, diantaranya yakni Amirul Mukmin, Marzul Hidayat, Dr. Muslim, Eddy Haryanto, Akhmad Habibi, Robin Pratama, dan Robi Hendra, Ferdiaz Saudagar.
Sedangkan kategori surveinya yakni, Populasi yang mata pilih sudah memiliki hak pilih di Pilkada 2020 ini, Lokasi survei dan Quality Control. (Nrs)
