Bukan Sekedar Amplop, Ternyata Ini Makna Angpao Bagi Orang Tionghoa

JAMBI – Mengenal kata Imlek, mungkin sebagian orang di Indonesia, khususnya Provinsi Jambi banyak yang beranggapan, itu adalah perayaan hari raya umat Tionghoa.

Namun, sebenarnya Imlek tidak lah seperti apa yang banyak orang pikirkan.

Seperti yang disampaikan Iin Resno, salah satu umat Tionghoa di Jambi. Dirinya menjelaskan bahwa Imlek itu ada perayaan tahun baru kalender China. Dimana hal ini sama dengan 1 Muharram bagi umat Islam.

“Kalau umat Islam kan seperti perayaan satu Muharram, tahun baru gitu. Nah Imlek ini ya seperti itu, kalau di kalender China tanggal 25 Januari itu tepat di tanggal 1 nya.” Kata Iin saat dijumpai Dinamikajambi.com, Rabu (22/01/2020).

Lalu bagaimana makna angpao sendiri bagi umat Tionghoa, dimana hal itu selalu menjadi bagi orang-orang ketika perayaan Imlek.

Menanggapi hal tersebut, Iin mengatakan bahwa angpao itu sebenarnya bagi-bagi rejeki umat Tionghoa kepada anak-anak, sekaligus doa agar mendapat berkah kedepannya.

“Angpao itu sebenarnya hanya bagi-bagi rejeki di perayaan Imlek. Jadi yang udah menikah itu bagi-bagi Amplop kepada anak-anak, lagi di doakan supaya dimurahkan rejekinya.” Jelasnya.

Baca juga : Ingin Tiket PP Jambi-Singapure, Ikuti Promo Malam Imlek di Swiss-Belhotel

Lalu bagaimana makna Angpao tersebut bagi pria dan wanita Tionghoa, yang statusnya masih single. Apakah ada makna tertentu dibalik itu ?

Ia menjelaskan bahwa kalau untuk remaja dewasa Tionghoa, itu memang ada makna dan doa untuk dimurahkan jodoh ataupun karirnya.

“Jadi ampau itu sebenarnya sebuah doa dari yang memberi untuk yang diberi. Contohnya didekatkan jodohnya, sukses karirnya. Pokoknya angpao itu lebih kepada doa berkahnya untuk yang mendapatkannya.” Imbuhnya.

Nah udah pada tau kan, makna angpao itu bagi umat Tionghoa di hari pertama Imlek. (Nrs)

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033