Bilang Hasil Survei Fasha Stagnan, Bang Paul : Fachrori Naik 5,1 Persen

JAMBI – Bandingkan hasil dua lembaga survei terkait bakal calon kandidat di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jambi 2020 mendatang, Tim Kekuarga Fachrori, Miftahul Iklas yakin bahwa Politisi Asal Kabupaten Bungo (Fachrori Umar/red), dicintai oleh masyarakat Jambi.

Seperti yang disampaikan Tim Keluarga Fachrori Umar, Miftahul Iklas saat melakukan konferensi pers, dengan sejumlah awak media, di Nusa Wijaya kaswan Simpang Mayang Kota Jambi, Minggu (15/12/2019) malam.

Bedasarkan hasil survei tersebut, disampaikan Miftahul Iklas bahwa Tren survey Fachrori meningkat tajam. Dimana Naik 5,1 persen sejak Februari.
Perbandingan Survei dan tren kenaikan elektabilitas dengan Margin Error’ 3,4 Persen.

“Perbandingan hasil dua lembaga survei yakni Idea Institut Februari 2019, dan Charta Politika November 2019,Tren Kenaikan Elektabilitas Fachrori Umar naik 5,1 persen. Sedangkan Fasha 1,3 persen, atau dikatakan stagnan.” Kata Pria yang akrab disapa bang Paul itu.

Paul menambahkan, hasil survei Idea Institute Februari 2019, Fachrori 5,3 persen, sedangkan Fasha 14,7 persen. Sementara dilihat dari lembaga survei Charta Politika pada November 2019, Fachrori 10,4 persen, dan Fasha 16 persen.

“Disini jelas terlihat bahwa Fasha satu-satunya kandidat yang tren elektabilitasnya negatif alias stagnan. Karena, kenaikan elektabilitasnya sejak Februari jauh dibawah margin of error’, yaitu 3,4 %.” Ungkap Paul.

Sementara, tren kenaikan elektabilitas Fachrori Umar bilang Paul justru positif, diatas margin of error’. Padahal, menurutnya Fachrori satu-satunya kandidat yang belum bersosialisasi, menebar baleho ke seantero Jambi. Serta juga belum membentuk tim.

“Berkaca dari pilkada DKI, semua survey menempatkan Ahok diposisi nomor satu. Padahal, sebenarnya tren ahok Stagnan. Sementara tren Anis Baswedan naik.
Sama persis dengan Jambi. Tren Fachrori naik, sementara, Fasha misalnya, justru Stagnan. Elektabilitas Fasha di survey Februari berada diangka 14 Persen. begitu survey November, angkanya masih diangka 16 persen.
Sementara Fachrori, elektabilitasnya pada Februari baru 5, sedangkan survey November.” Jelasnya.

“Survey Idea Institute di Februari lalu, Mayang berada diurutan keempat. Begitu hari H, ia menyalip nama-nama tersohor dan berhasil berada diposisi puncak.
Ini menandakan, mesin politik pak Fachrori bekerja. Saat ini, pak Fachrori belum banyak bergerak. Belum pasang baleho, billboard ataupun sosialisasi seperti kandidat lain. Tim juga belum terbentuk. Tapi, angka elektabilasnya terus melonjak.” Tambahnya lagi.

Dengan demikian, Tim Keluarga Fachrori itu menyimpulkan, bahwa dukungan Fachrori itu mengalir deras, dan lebih banyak disukai masyarakat, dibandingkan kandidat lain.

“Ini menunjukkan bahwa dukungan terhadap Fachrori kian mengalir deras. Dia disukai dan diterima rakyat Jambi.
Dengan data survey ini, kami amat yakin bahwa Fachrori akan kembali mendapat tempat dihati rakyat Jambi, sebagai Gubernur periode berikut.” Timpalnya.

Selain itu, saat ditanyakan mengapa hanya dibandingkan dengan Fasha, dan tidak kandidat yang lain.

Apa benar, tandingan terkuat Fachrori di Pilgub Jambi mendatang adalah Fasha?

Tim Keluarga Fachrori itu menepis hal tersebut, mengingat yang menjadi permasalahan baginya yakni, nama Fachrori disebut dalam survei itu. Serta kandidat yang urutannya berdekatan adalah Fachrori- Fasha.

“Ya karena Fachrori dan Fasha ini kan yang nomor urut 1 dan 2, makanya kita bicarakan ini disini. Kalau kandidat lain kan, surveinya dibawah Fachrori dan Fasha,” singkatnya menutupi pembicaraan. (Nrs)

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033