Ribuan Hektar Lahan Kelapa Dalam di Tanjabbar Perlu Peremajaan

TANJABBAR – Tanaman kelapa dalam di Tanjung Jabung Barat perlu peremajaan. Ini dikarenakan hasil produksi kelapa diketahui saat ini sudah tidak produktif lagi karena mayoritas tanaman ini sudah menua.

Salah satu petani kelapa dalam Cak Min mengatakan, dari 7 hektar kebun kelapa miliknya, sebagian besar pohon kelapa sudah mulai tidak produktif.

” Kendala kami saat ini adalah sulitnya mendapatlan bibit kelapa unggul. Selain itu harga jualnya juga rendah di tambah lagi pupuk yang mahal,” ujarnya.

Dia berharap agar pemerintah ikut serta membantu mencari solusi terhadap kendala yang dihadapi petani kelapa dalam saat ini.

” Kami perlu bantuan Pemerintah Daerah agar petani komoditi kelapa dalam Tanjabbar bisa makmur,” Pintanya.

Terpisah, Kepala Dinas Perkebunan Tanjabbar Melam Bangun mengungkapkan, sebanyak 53.000 hektar lahan kelapa dalam saat ini memang sudah banyak yang tidak produktif.

Namun ia mengakui setiap tahun pihaknya selalu melakukan bantuan berupa pupuk subsidi kepada para petani.

” Selain pupuk, bibit unggul juga sudah ada. Namun kini hanya tinggal pemasaran saja yang masih menjadi kendala,” ucapnya.

Untuk kelapa lokal, Melam Bangun menyatakan jika Tanjabbar sudah memiliki nama khusus yakni kelapa gambut. Sebab seluruh perkebunan kelapa hidup di lahan gambut.

” Kualitasnya jelas beda dari kelapa kelapa lain, selain isinya tebal, santannya banyak, kadar minyak di dalam kelapa juga lumayan banyak,” katanya.

(Hry)

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube