159 hektar lahan dan hutan di Muaro Jambi hangus terbakar 

MUAROJAMBI – Terhitung Semejak Januari hingga 15 Agustus 2018 kemarin jumlah luas lahan dan hutan yang terbakar di Muaro Jambi mencapai 159 hektar.

Hal tersebut di sampaikan oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muaro Jambi M Zuhdi, Senin (19/08/2019).

“Jumlah lahan yang terbakar sejak Januari hingga Agustus mencapai 159 hektar,” katanya.

Di jelaskannya ada 5 kecamatan rawan karhutla yang terdapat di kabupaten Muaro Jambi, yaitu Kecamatan Kumpeh, Kumpeh Ulu, Taman Rajo, Sungai Gelam dan Kecamatan Maro Sebo.

Untuk menyikapi kebakaran lahan dan hutan Disamping patroli, BPBD juga melakukan kegiatan pengendalian karhutla dengan mensosialisasikan larangan membakar hutan dan lahan kepada semua elemen serta mendirikan posko yang di dianggap rawan tersebut, diantaranya di Desa Arang arang, Sipin Teluk Duren.

“Dalam upaya pengendalian karhutla yang ada di kabupaten muarojambi kita akan terus berupaya mensosialisasikan larangan membakar baik dari perusahaan maupun masyarakat dalam membuka lahan.” jelasnya.

Selain 5 kecamatan tersebut baru baru baru ini Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko) juga dianggap sebagai rawan kebakaran.

Baru baru ini saja sudah terjadi beberapa kali kebakaran seperti yang terjadi lahan masyarakat tepatnya dibelakang perumahan perumnas simpang Sungai Duren, belakang perumahan Aston, dan dibelakang perumahan Mendalo Residen. (Din)

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube