MERANGIN – Berbagai cara dilakukan para Calon Legislatif (Caleg) untuk mengenalkan diri pada masyarakat. Khususnya lewat media baliho, spanduk para caleg berupaya menarik perhatian dengan memasang sebanyak-banyaknya.
Agar terpasang banyak baliho dan spanduk, para caleg biasanya memasang bersamaan dengan caleg lain untuk menghemat ongkos. Umumnya, itu dilakukan caleg dari partai yang sama.
Lantas, baliho besar di Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin ini bikin kening berkerut. Pasalnya, baliho yang terletak di Jalan Lintas Sumatera itu, terpasang caleg beda partai.
Sisi sebelah kiri terdapat Abdul Salam HD, Caleg DPR RI nomor urut 1 dari Partai Perindo. Sementara disampingnya, Agus Purnomo HW, Caleg DPRD Kabupaten Merangin dari Partai PDI Perjuangan.
“Biasonyo kan 1 partai pasang baliho. Tapi ini beda. Unik. Beda partai 1 baliho,” bilang Anwar, warga setempat.
Terang saja, baliho ini menarik perhatian warga. Anwar berharap, persaingan merebut suara rakyat dapat meniru cara Abdul Salam dan Agus Purnomo ini. Meski beda partai, 2 tokoh Pamenang ini terlihat kompak dalam baliho.
“Caleg ini yang kito tau kan bersaing cari suara. Dak sedikit saling menjatuhkan. Maunyo kayak ini, kompak. Masyarakat tenang memilih,” bebernya.
Dikonfirmasi hal ini, Abdul Salam mengatakan Pileg 2019 sebaiknya tercipta suasana tenang dan nyaman. Biarkan masyarakat memilih sesuai pilihan sendiri.
“Biar menjadi contoh. Walaupun beda partai, silahturahmi, persahabatan jangan putus karena pilihan,” bilang Salam yang sebelumnya duduk di DPRD Provinsi Jambi.
Rupanya, tak hanya bersama Agus Purnomo, Abdul Salam juga memasang baliho dengan caleg beda partai, Zainuri dari Partai Hanura. Uniknya, baliho kakak beradik ini juga bikin pangling.
“Tadinyo sepintas nampak biaso. Kito tau mereka kakak beradik. Yang 1 anggota DPRD Merangin, yang 1 DPRD Provinsi. Tapi baru sadar, keduanya beda partai,” bilang Hamidi.
Sementara pantauan awak media, caleg beda partai ini juga terdapat di Banyuwangi. Tak tanggung-tanggung, 4 caleg bersanding dalam 1 baliho.
Mereka adalah Cung Lianto (Nasdem), Imro’atul Husna (PKS), Nanang Husnul Yaqin (PKB) dan Hadi Susilo (Golkar) yang bersaing merebut kursi DPRD Banyuwangi.
“Kita tidak ingin terbawa arus pemilu yang terjadi di Jakarta, sehingga kita berempat sepakat, bersinergi dalam membangun daerah tanpa melihat perbedaan pilihan politik,” ungkap Cung Lianto dilansir rri.co.
(Erw)
