Tantang Gunakan Maxigrow, Penyuluh Pertanian : Kalau Ada Karet Yang Mati, Saya Hidupkan

JAMBI – Launching pupuk multi manfaat, Maxigrow di Grand Hotel pada Sabtu (27/8) siang, dihadiri hampir seribu petani dari berbagai daerah seperti Kabupaten Muaro Jambi, Kota Jambi, Batanghari hingga Kerinci. Membludaknya peserta dari kalangan petani ini terbilang wajar dengan keunggulan produk PT Maxiplus Utama Indonesia.

Seperti yang disampaikan salah satu penguna Maxigrow saat ditemui dinamikajambi.com usai kegiatan yang dirangkai dengan seminar mengerakkan ekonomi kerakyatan dan peluang usaha di bidang peternakan, pertanian dan perkebunan serta urban farming.

Baca Juga : Launching Maxigrow di Jambi, Targetkan 1000 Petani

“Para petani harus mengunakan pupuk ini. Kandungan beberapa mineral natrium, kalsium, kalium yang terkandung di bumi Indonesia ini jutaan tahun lalu, berkolaborasi dengan mikroba lactobacillus menghasilkan pelindung tanaman,” beber Julizar.

Sebagai penyuluh, Julizar sangat memahami pertanian. Meski awalnya sempat menolak kehadiran pupuk hayati lengkap ini, Ia kini malah menantang para petani untuk mengunakan produk yang dikembangkan dari tahun 2001 itu.

“Awalnya memang saya menolak. Saya kira, ah sama saja dengan pupuk distributor jaringan lain. Tapi saat saya pelajari kandungan pupuk Maxigrow dari brosur yang ditinggalkan pada saya, saya terkejut. Waduh, apa benar ini kandungannya? Saya coba,” katanya setengah bercerita.

Aplikasi yang digunakan untuk pupuk ini sudah dilakukan Julizar dari pertanian padi, jagung, cabai hingga karet. Sebagai penyuluh pertanian di Dinas Pertanian Kabupaten Muaro Jambi, Ia tentu tak sulit mencari lahan. Namun begitu, jebolan Institut Pertanian Malang (IPM) ini pernah diberikan tantangan.

Julizarpenyuluhmuarohambi
Keunggulan Maxigrow mendorong Julizar untuk membangun kembali pertanian, perkebunan dan peternakan Jambi

“Kalau ada petani yang bilang, bagaimana kalau saya berikan Maxigrow banyak-banyak di pohon karet saya? Apakah nanti mati? Saya balikkan pertanyaan. Kalau ada pohon karet bapak yang mati, saya hidupkan kembali,” bilangnya dengan bersemangat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *