JAMBI – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit mengalami kenaikan. Hal tersebut sesuai dengan hasil rapat tim perumusan yang menetapkan harga bersama dengan Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Jambi, Kamis (24/1/19).
Berdasarkan rapat tersebut, harga TBS di Provinsi Jambi mengalami kenaikan untuk periode 25-31 Januari 2019, meskipun tak signifikan.
Dikatakan Kepala Bidang (Kabid) Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Jambi, Putri Rainun bahwa untuk sepekan ke depan harga TBS mengalami kenaikan. Untuk tandan yang berumur 3 tahun seharga Rp.1.140 perkilogramnya, 4 tahun Rp 1. 214 perkilo, dan yang 5 tahun seharga Rp. 1.270 perkilo.
Sedangkan untuk usia tanaman 6 tahun, yakni seharga Rp 1.324 perkilogramnya, 7 tahun, Rp 1.357 perkilo. Sementara itu, TBS usia 8 tahun Rp.1. 386 perkilo, dan yang 9 tahun Rp 1.413 perkilo.
“Untuk Usia Tanam 10 sampai 20 tahun mengalami kenaikan sebesar Rp 28 perkilogramnya, dari harga Rp 1.428 menjadi Rp 1.456 perkilogramnya.” jelas Putri.
Selanjutnya, untuk harga TBS usia diatas 20 hingga 25 tahun, mulai dari 21-24 tahun Rp 1.412 perkilogramnya. Sedangkan untuk usia tanaman 25 tahun Rp 1.347 perkilo.
Selain harga TBS, minyak mentah (CPO) pun juga mengalami kenaikan harga. Mulai dari Rp 6.505 menjadi Rp 6.629. Selanjutnya, Inti sawit juga mengalami kenaikan harga, dari Rp 4.464 menjadi Rp 4.572 dengan indeks “K” yang digunakan 86.13 persen.
Untuk itu, Putri berharap mudah-mudahan peningkatan harga ini kedepannya bisa sesuai dengan apa yang diharapkan oleh masyarakat. Meskipun perlahan, namun semoga nanti bisa meningkatkan pendapatan petani, dan ekonomi masyarakat pun menjadi lebih baik. (Nrs)
