Hindari Bencana, Cerita Bupati Dibalik Maklumat Tahun Baru

SAROLANGUN – Terkait mengeluarkan maklumat melarang untuk merayakan pergantian tahun baru, Bupati Sarolangun H.Cek Endra mengaku sempat timbul rasa keraguan dalam dirinya. Namun perihal itu tidak menyurutkan niat baiknya untuk kebaikan bersama, terutama bagi Kabupaten Sarolangun.

Seperti yang disampaikan oleh Bupati kepada sejumlah awak media usai melakukan Dzikir bersama dengan 1500 Anak yatim di Mesjid Al-sulthon. Bupati mengatakan, semua yang ia lakukan dengan Bismillah.

“Saya bismilah saja, memang tidak ada larangan yang baku untuk tidak melaksanakan perayaan tahun baru dan tidak ada undang-undang yang saya langgar,” jelas Bupati

Ia mengeluarkan maklumat tersebut bermodal dengan keberanian dalam dirinya, tentu sebelumnya banyak hal yang telah ia pikirkan.

“Saya memberanikan diri dengan bismilahan dan niat baik, walaupun pada saat itu timbul keraguan mungkin ada yang komplain pada saya, terutama para pedagang petasan, kembang api organ tunggal, artis mungkin marah dengan saya, terhadap maklumat yang saya keluarkan. Tapi ini kebaikan, saya pikir bismilah insya allah banyaklah kebaikan daripada mudaratnya,” katanya

Tidak hanya itu saja, Bupati juga sempat menyebutkan, setelah Maklumat yang ia keluarkan, banyak Pemerintah kota lain yang ikut dalam mengedarkan maklumat tentang larangan untuk merayakan pergantian tahun baru.

“Alhamdulilah, saya melihat setelah maklumat sarolangun bermunculan para bupati yang lain menyusul bahkan terakhir Provinsi Banten yang terkena musibah, seharusnya mereka duluan,” ujar Bupati

Salah satu dasar Bupati mengeluarkan maklumat larangan merayakan pergantian tahun baru tesebut, tidak lain dan tidak bukan untuk menyelamatkan Kabupaten Sarolangun dari ancaman bencana. Meskipun itu rahasia ilahi, namun setidaknya Bupati telah mengingat kepada masyarakat Sarolangun agar selalu ingat dengan sang maha pencipta.

“Terus terang saja, banyaknya musibah itu adalah berawal dari kita semua, dengan peristiwa banten banyaknya yang meninggal masa kita senang-senang dalam tahun baru, sedangkan kita dijambipun merasakan betapa sedihnya melihat saudara kita disana, apalagi yang dijawa barat, harus melakukan ini, Kalau hari kita foya-foya main kembang api, ingat hampir 500 orang dibanten meninggal terkena musibah apakah kita tidak sadar dengan teguran allah seperti ini,” jelasnya

“Tidak menutup kemungkinan itu akan terjadi didaerah kita, makanya dengan ini saya mohon dukungan dari masyarakat sarolangun mari dukunglah semua program pemerintah daerah dalam bidang agama ini, inilah kebaikan kita bersama,” pungkasnya (Ajk)

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube