MERANGIN – Maju di Pemilihan Bupati (Pilbup) Merangin 2018 mendatang, Kepala Bappeda Provinsi Jambi, Ahmad Fauzi Ansori intens bersosialisasi di sejumlah wilayah dalam Kabupaten Merangin. Namun dalam posisi strategisnya dalam jajaran pemerintahan Provinsi Jambi, terlebih dengan penyusunan kerangka pembangunan, pencalonan Fauzi menuai pro kontra di masyarakat.
Salah satunya mencuat di jejaring sosial, Fauzi atau juga akrab disebut dengan Bang Ojie itu dinilai tidak profesional oleh akun Fiet Har Yadi pada 3 Juli lalu. Ia meminta Bang Ojie untuk mengundurkan diri dari jabatan di birokrasi eksekutif. Terlebih, dalam penyusunan RPJMD, Fiet menilai harus disusun pejabat yang fokus untuk program pro rakyat di Pemerintahan Jambi Tuntas.
Menjawab hal ini, Gubernur Jambi, Zumi Zola mengatakan tidak adanya dasar hukum yang melarang atau mengatur untuk kegiatan tersebut.
“Saya hanya menekankan, beliau atau siapapun itu untuk bekerja sesuai dengan tugasnya. Beliau ada tugas membantu saya membuat RPJMD. RPJMD ini harus tepat waktu dan kualitasnya sesuai dengan arahan saya. Itu saja yang saya perhatikan,” bilang Zola menjawab dinamikajambi usai Halal bi halal bersama Bupati, Forkopimda dan masyarakat Tebo, Rabu (13/7)
Tambah Gubernur lagi, untuk pencalonan Bang Ojie yang dalam penelusuran media online ini sudah membentuk jaringan hingga tingkat akar rumput, tidak meninggalkan tugas dan amanah yang diemban. Selama itu tidak menggangu, Zola tidak mempermasalahkan.
“Selama dia bertugas dengan baik, tidak apa. Tapi, kalau ternyata tidak baik, tentu saya akan beri teguran.” pungkasnya.
Menjawab hal ini, Bang Ojie belum dapat di konfirmasi. Nomor seluler yang biasa digunakan bernada tidak aktif.
