MERANGIN – Tepatnya di Desa Ngaol, Tabir, terdapatlah seorang balita malang bernama Ratih Yulita (4). Menderita Gizi Buruk sejak tiga bulan terakhir, saat ini mendapat perawatan medis dan terbaring lemas tak berdaya di Rumah Sakit Raudah, Bangko, Selasa (9/10).
Selama ini, Ratih hanya di rawat dengan pengobatan kampung seadanya di rumahnya, dan tidak dibawa ke rumah sakit karena keterbatasan biaya berobat.
Yunus (28), Ayah Ratih mengatakan, dia membawa anaknya ke Rumah Sakit Raudah dengan modal nekat karna khawatir akan kondisi anaknya yang semakin hari semakin melemah.
“Saya bawa anak saya kesini hanya modal nekat, saya tidak punya biaya untuk membawa anak saya berobat ke Rumah Sakit” ungkap Yunus.
Harapannya lanjut Yunus, ini menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Merangin dalam membantu biaya pengobatan anaknya Ratih Yulita.
“Bagi dermawan yang mau membantu pengobatan anak saya silahkan langsung datang ke Rumah Sakit Raudah Bangko” lanjutnya.
Sementara, hingga berita ini dipublikasikan belum mendapat jawaban dari Kadinkes Merangin terkait persoalan kasus Gizi Buruk di wilayah kerjanya.
Diketahui, Ayah Ratih, Yunus sehari – hari bekerja hanya sebagai petani karet sedangkan Yuni Rianti (24) sang Ibu yang hanya sebatas Ibu Rumah Tangga (IRT).(cra)
