JAKARTA – Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo akan berangkat ke kota Palu, Sulawesi Tengah pada Sabtu (29/9/2018) pagi nanti. Di sana, Tjahjo akan memastikan kesiapan pemerintah daerah Sulawesi Tengah dalam penanganan bencana.
Tjahjo akan menggunakan Helly Scorsy dengan ditemani Deputi I Kemenko Polhukam. Rencananya Tjahjo akan berangkat dengan tujuan ke Balikpapan terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan ke Kota Palu.
“Saya besok pagi ke sana (lokasi bencana) untuk memastikan kesiapan daerah sebagaimana arahan Bapak Menkopolhukam menindaklanjuti hasil rapat tadi,” ujar Tjahjo di Kantor Kemenkopolhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Sabtu (29/9/2018) dini hari.
Tjahjo mengaku tidak memikirkan perihal akan adanya gempa susulan. Diketahui, dilansir Suara.com, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut bahwa secara total ada 58 gempa susulan di Donggala, Sulawesi Tengah, Jumat (28/9/2018).
“Sudah nggak mikir ke sana, pokoknya hanya memastikan saja bahwa di daerah siap. Karena nggak ada komunikasi, sulit. Tapi prinsinya semua sudah bergerak besok pagi,” pungkasnya.
Bukan berlebihan, dilansir Pojok Satu, gempa sebelumnya sudah 22 kali menguncang wilayah ini. Badan Metereologi Geofisika dan Klimatologi (BMKG) mencatat hingga pukul 20.00 WIB, telah terjadi 22 gempa susulan di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Gempa tersebut dengan magnitude terbesar 6,3 dan terkecil 2,9 skala richter (SR).
“Gempa bumi ini dirasakan di Palu, Donggala, Gorontalo dan Poso,” kata Kasubbid Informasi BMKG Harry Tirto saat dikonfirmasi, Jumat (28/9).
