Kepolisian Daerah (Polda) Jambi melalui Satuan Lalulintas Kepolisian Resort Kota (Polresta) Jambi, melakukan rekayasa sosial dalam rangka merubah perilaku masyarakat Jambi, dengan memasang tulisan " DITUTUP SELAMA PPKM ".

Lewat Rekayasa Sosial, Polda Melalui Polresta Jambi Sisir Tempat Tongkrongan di Jambi

Berita Jambi Hukrim

JAMBI – Kepolisian Daerah (Polda) Jambi melalui Satuan Lalulintas Kepolisian Resort Kota (Polresta) Jambi, melakukan rekayasa sosial dalam rangka merubah perilaku masyarakat Jambi, dengan memasang tulisan ” DITUTUP SELAMA PPKM “.

Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo saat di konfirmasi Selasa malam menyebutkan, kegiatan rekayasa sosial ini di lakukan di tempat yang biasa di jadikan masyarakat Jambi bersantai di wilayah Kota Jambi. Sehingga bisa di jadikan tempat berkerumun.

Baca juga : Hebat, Mahasiswa FKIP Universitas Jambi Terbitkan Sebuah Novel Inspiratif

“Dari pantauan selama 4 hari terakhir, terlihat pengurangan kerumunan sampai 90 persen dari biasanya,” ujar Jenderal Bintang Dua tersebut.

Untuk lokasi yang di lakukan rekayasa sosial sementara oleh Polda Jambi ini, yakni di sepanjang pedestrian jalan Soemantri Bojonegoro. Selanjutnya Pedestrian Tugu Keris, sampai Taman Remaja dan sepanjang Beringin.

“Dengan kita pasang tulisan dalam bentuk himbauan. Demikian bisa minimalisir penyebaran covid-19, ” sambungnya.

Tidak hanya itu saja, di beberapa tempat makan, sudah di pasang bisa pesan melalui online, untuk mengurangi kerumunan. Di mana masyarakat di himbau untuk memesan makanan, melalui telepon atau Whatsapp dan di bawa pulang.

Lihat juga video : Saling Lempar Gas Air Mata, Demo di Jambi Ricuh

“Kepolisian membantu memfasilitasi pembuatan banner nama tempat makan dan nomor telepon, yang bisa di hubungi,” kata Irjen Pol A Rachmad Wibowo.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri untuk memutus penyebaran Covid-19, Masyarakat di himbau untuk mengurangi mobilitas yang tidak perlu. Ini guna mencegah penyebaran virus Covid-19 di Kota Jambi,” tutupnya. (*/Red)